Serba Serbi

Saat Berhubungan Suami Istri Tak Boleh Membayangkan Mantan, Ini Sebabnya

Walaupun sudah diikat oleh tali pernikahan, suami istri saat melakukan hubungan badan juga perlu memahami beberapa pantangan

Saat Berhubungan Suami Istri Tak Boleh Membayangkan Mantan, Ini Sebabnya
Tribun Lampung
Ilustrasi. Ada pantangan dalam berhubungan suami istri yang harus ditaati dan tak boleh dilanggar. Hal ini termuat dalam Lontar Usada Tatenger Beling yang diterjemahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Tingkat I Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walaupun sudah diikat oleh tali pernikahan, suami istri saat melakukan hubungan badan juga perlu memahami beberapa pantangan yang tak boleh dilaksanakan.

Dalam Lontar Usada Tatenger Beling yang diterjemahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Tingkat I Bali disebutkan ada tiga pantangan yang tak boleh dilakukan oleh suami istri saat sedang berhubungan badan.

Dikatakan dalam lontar tersebut, akan sangat berbahaya jika suami istri berani melanggar pantangan tersebut.

Baca: Timnas Pemusatan Latihan di Bali, Indra Sjafri Berencana Sembahyang ke Pura Besakih

Baca: TRIBUN WIKI - Rekomendasi 4 Film Wajib Ditonton Bulan Maret Ini

Adapun tiga pantangan tersebut yakni sebagai berikut.

1. Berhubungan Badan Saat Menstruasi

Ketika sang istri sedang mengalami siklus menstruasi, dilarang melakukan hubungan badan.

2. Berhubungan Badan Saat Marah

Pasangan suami istri juga tak boleh melakukan hubungan suami istri pada saat salah satu atau kedua belah pihak dalam keadaan marah.

Marah yang dimaksud baik kepada orang lain atau antara suami istri itu sendiri.

Baca: Jauh dari Anak & Istri, Miftahul Hamdi Lepas Rindu Lewat Video Call, Bakal Boyong Keluarga ke Bali

Baca: Laga Bali United VS Bhayangkara FC jadi Ajang Reuni Hamdi dengan Rekan Setimnas

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved