Tanggapan Wakil Presiden Jusuf Kalla Terkait Pariwisata Halal di Bali

Dalam acara International Reform Policy Simposium and Regional Workshop, Wapres Jusuf Kalla menanggapi terkait pariwisata halal di Bali

Tanggapan Wakil Presiden Jusuf Kalla Terkait Pariwisata Halal di Bali
Tribun Bali/Rino Gale
Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla saat ditemui Tribun Bali dalam Acara Simposium 2019 di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (14/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dalam acara International Reform Policy Simposium and Regional Workshop di Nusa Dua, Badung, Bali, Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi terkait pariwisata halal di Bali, yang sempat  dilontarkan oleh Cawapres no 2, Sandiaga Uno saat berkunjung ke Bali pada 23-24 Februari 2019 lalu

JK mengatakan, hal tersebut memang diinginkan oleh beberapa negara-negara Islam di Timur Tengah.

"Banyaknya turis-turis mulai dari negara Islam di Timur Tengah itu sudah naik pendapatannya, karena ingin seperti itu (wisata halal). Tapi ya enggak banyak," ujarnya usai membuka forum secara resmi International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019.

Menurutnya, wisata halal mulai diperkenalkan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca: Bina Kerukunan dan Kebersamaan Umat, Kanwil Agama Bali Gelar Dialog dan Dharma Shanti

Baca: Tantangan Bali United Catat 2 Rekor Sekaligus Saat Menghadapi Bhayangkara FC

Baca: Nusa Penida jadi Wilayah Pertama di Bali yang Mengalami Musim Kemarau

Akan tetapi, untuk wisata di Bali sudah ada tourism berbasis wisata budaya.

Selain itu, pihaknya menilai bahwa di Bali yang haram hanya sedikit. Seperti minuman beralkohol atau makanan yang memang diharamkan untuk orang muslim.

"Kalau di Bali, kebanyakan tourism dan wisata berbasis budaya, dan di sini tidak banyak yang haram, sedikit saja," ujarnya.

"Dan memang yang memulai itu di NTB, bukan soal belum di sini (wisata halal). Kan yang haram tidak banyak, hanya minuman beralkohol, makanan, setelah itu semuanya halal," ujar Jusuf Kalla lagi. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved