Baru 2 Minggu Kerja, Luh Istiana Nekat Curi Perhiasan Bosnya Demi Lunasi Utang

Luh Istiana (36) diciduk oleh polisi, lantaran mencuri 16 gram perhiasan emas milik bosnya sendiri

Baru 2 Minggu Kerja, Luh Istiana Nekat Curi Perhiasan Bosnya Demi Lunasi Utang
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan pelaku Istiana beserta barang bukti curiannya berupa perhiasan emas seberat 16 gram, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Luh Istiana (36) hanya bisa tertunduk malu saat digiring oleh petugas ke Mapolres Buleleng, Jumat (15/3/2019).

Wanita asal Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini diciduk oleh polisi, lantaran mencuri 16 gram perhiasan emas milik bosnya sendiri.

Di hadapan awak media, Istiana mengaku nekat melakukan tindakan pencurian lantaran kepepet,  ingin melunasi utang-utangnya yang mencapai Rp 1.5 juta.

Baca: Benarkah Pria yang Menikah dengan Perempuan Bertubuh Gemuk Lebih Bahagia?

Baca: 40 Jemaah Sholat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood Dinyatakan Tewas, PM: Ini Serangan Teroris

Lantaran tidak memiliki uang, timbul lah niat jahat Istiana untuk mencuri emas milik korban Komang Ayu Arsini (36).

Pencurian ini dilakukan oleh pelaku pada Selasa (12//2019) sekira pukul 11.00 Wita.

Dimana pelaku saat itu bekerja sebagai pelayan di warung makan milik korban, di kawasan Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Baca: 8 Titik Pembangunan Belum Tunjukkan Izin, Dua Pengembang Tak Penuhi Panggilan Satpol PP

Baca: 2 Bulan Pertama, Kunjungan Wisman di Bandara Gusti Ngurah Rai Naik 16,79 Persen, Terbanyak dari Cina

Apesnya, saat itu korban pergi meninggalkan warung, dan tidak membawa tas miliknya, yang berisi  satu buah kalung emas seberat 8 gram, satu mainan emas seberat tiga gram, serta satu buah cincin seberat lima gram.

Kesempatan itu lantas dimanfaatkan oleh pelaku Istiana untuk menggerayangi isi tas milik korban.

Setelah emas didapatkan, wanita yang mengaku belum dikaruniai anak ini langsung menjual emas-emas itu di Pasar Anyar Singaraja.

Baca: Anggaran Rp 1,9 Miliar per Tahun Tak Mampu Cover Seluruh Bencana

Baca: Di Bali, Konjen Australia Gelar Peringatan Hari Perempuan Internasional 2019

"Saya jual Rp 2.7 juta untuk bayar utang dan sisanya untuk pakai belanja. Saya tahu ada emas di dalam tas lantaran korban pernah menunjukkannya," ujar pelaku singkat.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved