Tertarik Belajar Ekonomi Kreatif, Menlu dan 27 Wali Kota Kolombia akan Kunjungi Bali

Pemerintah Kolombia berniat mengadakan kunjungan resmi ke Bali termasuk bertemu dengan Gubernur Koster untuk mempererat hubungan

Tertarik Belajar Ekonomi Kreatif, Menlu dan 27 Wali Kota Kolombia akan Kunjungi Bali
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Duta Besar Kolombia, Juan C. Valencia saat menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keberhasilan Bali menjadi destinasi pariwisata yang mendunia mengundang ketertarikan banyak pihak untuk berkunjung dan belajar ke Bali.

Terbaru adalah pemerintah Kolombia yang berniat mengadakan kunjungan resmi termasuk bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mempererat hubungan.

Menteri Luar Negeri Kolombia, Maria Angela Holguin akan melihat Bali dari dekat pada bulan April 2019 mendatang.

Sementara pada Maret 2019 ini sebanyak 27 wali kota se-Kolombia juga berencana untuk melakukan studi banding ke Bali.

Baca: Del Piero Akan Sambangi Bali bersama Trofi Liga Champions Eropa, Catat Waktu dan Lokasinya

Baca: Pariwisata Bali Diharapkan Tumbuh Tanpa Menganaktirikan Sektor Lain, Termasuk Pertanian

Kabar ini disampaikan Duta Besar Kolombia, Juan C. Valencia saat menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3/2019) pagi.

Dubes Juan mengatakan, kunjungan Menlu Kolombia sejalan dengan kebijakan pemerintah Kolombia yang sedang mendorong orange economy atau ekonomi kreatif.

Mereka menilai Bali sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan ekonomi kreatif dengan sangat baik.

“Beliau (Menlu Kolombia) ingin melihat Ubud dan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata lain yang berhasil di Bali,” ujar Dubes Juan.

Baca: 13 Penyu Hijau Diduga Hasil Penyelundupan Diamankan dari Mobil Tanpa Sopir di Ketewel

Baca: Selain Bikin Malu, Ngiler saat Tidur juga Pertanda Suatu Penyakit, Ini Cara untuk Menghentikannya

Ia menambahkan, pemerintah Kolombia juga ingin belajar bagaimana mengelola ecotourism.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved