Banyak Sawah Berubah Jadi Beton, Lomba Pembuatan Lelakut Fakultas Pertanian Alami Krisis Jerami

Tujuh tim peserta lomba terlihat asyik merangkai jerami menjadi menjadi lelakut atau orang-orangan sawah.

Banyak Sawah Berubah Jadi Beton, Lomba Pembuatan Lelakut Fakultas Pertanian Alami Krisis Jerami
Tribun Bali/Putu Supartika
Peserta lomba membuat orang-orangan sawah (lelakut) serangkaian Agrifest yang digelar mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Sabtu (16/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tujuh tim peserta lomba terlihat asyik merangkai jerami menjadi menjadi lelakut atau orang-orangan sawah.

Mengumpulkan jerami, mengikat, lalu merakit menjadi bagian-bagian tubuh lelakut.

Usai jerami tersebut dirangkai, mereka memberinya pakaian, layaknya manusia.

Sedangkan kepalanya dibuat dari buah kelapa yang mereka bentuk sehingga menyerupai kepala manusia dan rambutnya terbuat dari ijuk.

Lomba membuat lelakut ini digelar oleh Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana serangkaian Agrifest 2019 yang digelar di Parkir Utara, Lapangan Lumintang, Denpasar, Sabtu (16/3/2019) siang.

Ketua panitia acara, Budi Artama Yasa mengatakan, digelarnya lomba ini adalah sebagai ajang pengenalan lelakut kepada anak muda.

Pengenalan ini dilakukan karena saat ini lelakut sudah sangat jarang ditemui di sawah.

"Saya berharap lelakut tetap ada dan pemuda sedikit tahu bagaimana cara buat lelakut ini," katanya.

Baca: Gaji Pokok PNS Dinaikkan, Berikut Besarannya

Baca: Tersingkir dari Piala Presiden 2019, Teco Tegaskan Bukan Hanya Fans yang Kecewa, Kami Semua Kecewa

Menurut pengakuannya, bahkan banyak peserta lomba sebelumnya bertanya-tanya bagaimana membuat lelakut ini.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved