Pusat Gelontorkan Rp 5,8 M dari Level Manager hingga Juru Tagih untuk Diklat Awak Koperasi di Bali

Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI memberi perhatian besar kepada perkembangan koperasi di Bali.

Pusat Gelontorkan Rp 5,8 M dari Level Manager hingga Juru Tagih untuk Diklat Awak Koperasi di Bali
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Kepala Dinas Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI memberi perhatian besar kepada perkembangan koperasi di Bali.

Kepala Dinas Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra mengatakan tahun 2019 ini pusat memberikan dana alokasi khusus untuk keperluan diklat awak koperasi sejumlah Rp 5,8 milyar, baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kan banyak memerlukan Diklat. Ada 15 diklat kompetensi di tingkat provinsi, baik level manager, kepala bagian (Kabag), kasir, juru buku dan sebagainya, sebanyak 450 orang,” kata Indra saat ditemui di Gedung Wiswa Sabha Utama, Sabtu (16/3/2019).

Selanjutnya di tingkat kabupaten /kota juga dilaksanakan total 50 diklat untuk melatih 1.500 orang pengelola koperasi maupun UKM, termasuk diklat teknis seperti IT, online, sektor riil, customer service (CS) dan lainnya.

Baca: Tersingkir dari Piala Presiden 2019, Teco Tegaskan Bukan Hanya Fans yang Kecewa, Kami Semua Kecewa

Baca: Pasar Ikan Kedonganan: Pasar Tradisional Berbasis Wisata, Bisa Bakar Ikan Langsung di Tempat

“Untuk Diklat Kompetensi di provinsi yang jumlahnya 450 orang, kita harapkan goal-nya adalah output-nya, kinerja koperasi, tata kelola koperasi menjadi makin bagus sesuai dengan standar yang baku,” tuturnya.

Sehingga menurutnya kalau koperasi sudah dikelola dengan baik, maka kinerjanya akan meningkat, kepercayaan anggota kepada koperasi juga meningkat, kesejahteraan anggota meningkat dan terakhir volume usaha pasti juga akan meningkat.

“Harapannya tentu koperasi-koperasi yang jelek-jelek itu kita dorong jadi lebih baik karena sudah dididik orang-orangnya, baik di level manager, kabag, juru buku, juru tagih, maupun customer service-nya,” ujar Indra.

Ia menambahkan, diklat akan dimulai pada Bulan April 2019 mendatang sehingga paling tidak tahun depan kinerja koperasi di Bali sudah mulai kelihatan hasilnya lebih meningkat.

Diklat yang diberikan kepada awak koperasi ini juga ada kaitannya dengan menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam era global dengan berkembang pesatnya teknologi saat ini, kata dia, persyaratan dasarnya adalah SDM (Sumber Daya Manusia) yang kompeten dan profesional. 

Baca: Dukung Kemajuan Pariwisata Bali, Sinyal 4G LTE Smartfren Kini Hadir di Pantai Pandawa

Baca: Bocah 7 Tahun Tewas Terkena Sengatan Listrik dari Handphone yang Dicas

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved