AHY Sasar Nusa Penida, Semangati Kader untuk Terus Bergerak

AHY bersama rombongan didampingi Wasekjen DPP Demokrat, Putu Supadma Rudana (PSR) melakukan konsolidasi kader dan menyapa warga Nusa Penida

AHY Sasar Nusa Penida, Semangati Kader untuk Terus Bergerak
Tribun Bali/Ragil Armando
Menuju pelosok - Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersama Putu Supadma Rudana menuju Nusa Penida, Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dua hari berkunjung ke Bali, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) DPP Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat menyasar Nusa Penida, Klungkung.

AHY bersama rombongan didampingi Wasekjen DPP Demokrat, Putu Supadma Rudana (PSR) melakukan konsolidasi kader dan menyapa warga Nusa Penida.

AHY menganggap Nusa Penida sebagai salah satu wilayah penting bagi pemenangan Demokrat, khususnya di Bali.

Baca: 10 Cara Berhemat Tanpa Sadar Agar Cepat Kaya, Ikuti Trik Ini

Baca: Ini 10 Orang Terkaya di Dunia Sepanjang Sejarah, Ada Yang Bagi-Bagi Emas Selama 3 Bulan

"Beliau mengatakan terpenting, Nusa Penida bagi Demokrat bagian dari Indonesia dan Bali. Karena mewakili Bali menghadap Samudera Hindia, khususnya Bali bagian Timur," papar PSR yang juga Jubir Kogasma DPP Demokrat di Denpasar, Minggu (17/3/2019).

Bagi PSR, kunjungan AHY hingga ke Nusa Penida bisa menjadi pelecut kader dan pengurus Demokrat di Bali untuk lebih getol memenangkan Pileg dan Pilpres.

PSR mengaku, jajaran Demokrat se-Bali mulai bergerak setelah mendapat arahan dan wejangan dari AHY.

Baca: 6 Gejala Hati Tidak Sehat Bisa Dilihat dari Tangan, Mulai dari Warna Kuku

Baca: Total Dana Pembebasan Lahan Rp 235 M, Koster Kebut Pengerjaan Shorcut Titik 7-8 di Gitgit

“AHY menjadi pelecut. Ada arahan, perintah dan wejangan dari AHY untuk bergerak dan bekerja. Apa peran PAC, DPC, DPD, semua AHY cek betul," kata PSR.

PSR mengakui, sebelumnya pergerakan kader Demokrat dalam pemenangan Pileg dan Pilpres sangat kurang.

Karena itulah Kogasma turun tangan.

Baca: Indra Sjafri Mengaku Kecewa Meski Timnas Menang 3-0 Lawan Bali United, Begini Sebabnya

Baca: Curahan Hati Eks Asisten Susi Pudjiastuti Setelah Bekerja di Facebook, Fika Fawzia Dijuluki Ini

"Ini kita semua yang handle dan back up semua. Kami berharap ini bisa menjadi contoh untuk perjuangan ke depan. Karena kita tahu Demokrat sebelumnya agak kebingungan, dan pergerakannya lambat, makanya saya kasih contoh," ucap PSR.

PSR yang juga anggota DPR RI ini juga mengaku bahwa banyak kader di daerah yang kurang memahami cara bertempur memenangkan Pemilu serentak.

“Karena ada kekurangpahaman mengenai bagaimana bertempur, sehingga ini (kedatangan AHY) menjadi contoh untuk perjuangan ke depan," tegas PSR.

Baca: Pengawal Terakhir Wayan Dipta Lemah Tak Berdaya, Pak Kumis Veteran Terakhir Gianyar yang Terlupakan

Baca: Kronologi WN Bulgaria Ditangkap Usai Bobol Mesin ATM di Denpasar, Kejar-kejaran sampai Tabrak Warga

PSR mengaku banyak hal yang didapat oleh Demokrat dari AHY, salah satunya mengunjungi Nusa Penida sebagai salah satu pulau 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Indonesia.

“Bahkan pulau 3T kita dikunjungi lho, jarang tokoh nasional mau mengunjungi Nusa Penida, tempat terdepan, terluar, tertinggal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved