Dampak Tingginya Harga Tiket, Angkasa Pura I Akui Terjadi Penurunan Penumpang hingga 14 Persen

Dampak tingginya harga tiket pesawat terbang beberapa waktu lalu berimbas terhadap turunnya pengguna jasa transportasi udara

Dampak Tingginya Harga Tiket, Angkasa Pura I Akui Terjadi Penurunan Penumpang hingga 14 Persen
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana penumpang di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Dampak tingginya harga tiket pesawat terbang beberapa waktu lalu berimbas terhadap turunnya pengguna jasa transportasi udara periode yang sama jika dibandingkan tahun lalu.

“Kalau secara keseluruhan dari Januari-Februari memang terjadi penurunan sekitar 14 persen. Tetapi khusus untuk di Bandara Ngurah Rai tidak terjadi penurunan bahkan meningkat,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Senin (18/3/2019) di Bali.

Faik Fahmi menambahkan, dari 13 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I (Persero) penurunannya bervariasi.

Tetapi yang paling signifikan penurunannya adalah di Bandara Adi Sumarmo Solo Jawa Tengah.

Baca: Ny. Seniasih Giri Prasta Melantik Ketua TP. PKK Kecamatan Petang

Baca: Video Driver Transport dan Online Viral, Otoritas Bandara Ngurah Rai Angkat Bicara

“Dari data kemarin yang paling parah memang di Solo. Di Solo itu sampai 38 persen penurunannya. Namun saat ini seluruhnya mulai recovery (mulai naik), tapi masih ada beberapa yang lebih rendah di periode sama dibanding tahun sebelumnya. Tetapi gep (perbedaannya) tidak terlalu besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Faik mengungkapkan, pihaknya menjalin komunikasi dengan Airline mendorong kenaikan dan Angkasa Pura I   memiliki program-program untuk bisa meningkatkan frekuensi penumpang dari mulai program insentif, membebaskan landing fee bagi Airline dalam membuka penerbangan baru di rute-rute Angkasa Pura I.

“Intinya kami men-support bagaimana agar Airline ini bisa mengembalikan existing mereka (mendatangkan penumpang) untuk lebih baik lagi,” imbuh Faik.

Baca: Hujan Lebat, Sejumlah Jalur Kota Bangli Dikepung Banjir Hampir Setinggi Lutut

Baca: Tiga Pria Single Berbadan Tegap Asal Afghanistan Selingkuhi Istri Orang Lalu Kepergok di Mobil

Saat disinggung apakah penurunan ini diakibatkan adanya cancel flight sejumlah Airline atau maskapai.

Faik Fahmi menyampaikan pihaknya kurang memahami hal tersebut karena itu merupakan policy dari masing-masing Airline.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved