Unik! Prosesi Maboros Kidang Serangkaian Karya di Pura Puseh Padangan Tabanan

Krama maboros kidang digunakan sebagai persiapan Karya Betara Turun Kabeh di Pura Puseh Desa Pakraman Padangan pada Purnama Kadasa Buda Wage Menail

Unik! Prosesi Maboros Kidang Serangkaian Karya di Pura Puseh Padangan Tabanan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Krama Desa Pakraman Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan memikul seekor kidang yang disambut dengan gong dan tarian sebagai luapan kegembiraan karena maboros membuahkan hasil, Minggu (17/3/2019). 

Maboros Kidang Karya di Pura Puseh Padangan

Hasil Buruan Disambut Gong dan Tarian Kegembiraan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sejumlah krama Desa Pakraman Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, memikul seekor kidang, Minggu (17/3/2019).

Saat tiba di areal pura, kidang hasil buruan tersebut disambut oleh tabuhan baleganjur serta tarian.

Kidang tersebut didapat di wilayah Subak Abian Batu Cepaka Desa Padangan.

Ini adalah rangkaian Karya Betara Turun Kabeh di Pura Puseh Desa Pakraman Padangan. Puncak karya pada Purnama Kadasa Buda Wage Menail, Rabu (20/3/2019) mendatang.

“Krama maboros (berburu) kidang digunakan sebagai persiapan Karya Betara Turun Kabeh di Pura Puseh Desa Pakraman Padangan pada Purnama Kadasa Buda Wage Menail,” kata Anggota Kerta Desa, Desa Pakraman Padangan, I Wayan Wardita.

Kidang yang diburu hanya satu ekor dengan ukuran sedang.

Wardita menuturkan, maboros kidang ini diawali dengan nunas izin di Pura Puseh Desa Pakraman Padangan agar selamat selama maboros.

Kemudian dilanjutkan matur piuning di Pura Subak Abian Batu Cepaka Desa Padangan.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved