12 UMKM di Badung Terima Dana Motivasi dari Ketua Dewan

Sebanyak 12 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung, Rabu (20/3/2019), mendapatkan dana motivasi dari kalangan dewan setempat

12 UMKM di Badung Terima Dana Motivasi dari Ketua Dewan
Humas DPRD
Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata saat memberikan dana motivasi ke 15 UMKM yang ada di Kabupaten Badung, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Sebanyak 12 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung, Rabu (20/3/2019), mendapatkan dana motivasi dari kalangan dewan setempat.

Penyerahan dana motivasi itu secara langsung diserahkan Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata.

Dana motivasi atau penguat modal ini diberikan kepada enam UMKM yang mengelola warung masing-masing Rp1,5 juta dan enam UMKM lainnya yang merupakan pengelola home industry masing-masing Rp 1 juta.

Baca: Resmikan Pasar Badung, Jokowi Akan Disambut 2000 Penari Pendet, Ini yang Akan Dilakukan Nanti

Baca: Teco Sabar Menunggu Dua Putra Lokal Bali Sembuh dari Cedera

Secara keseluruhkan, dana motivasi yang diserahkan berjumlah Rp 15 juta.

Putu Parwata menegaskan, dana motivasi ini diberikan sebagai bentuk komitmen Pemkab Badung untuk mengembangkan UMKM di Badung.

“Pada 2019 ini, kami targetkan dana motivasi ini diberikan kepada 1.000 pelaku UMKM di seluruh kecamatan di Badung,” tegasnya.

Baca: Belasan Kios di Pasar Badung Belum Ditempati, PD Pasar Beri Waktu Tiga Bulan

Baca: Gelar Reuni Agung dan Parade Budaya di Renon, Alumni SMA SMK Se-Bali Siap Puputan Menangkan Jokowi

Pemberian dana motivasi itu disebut untuk menekan kemiskinan di Kabupaten Badung.

Sehingga usaha di Kabupaten  Badung tetap berkembang.

Pihaknya mengaku dana tersebut merupakan dana operasional Ketua DPRD Badung.

Baca: Rayakan Earth Hour 2019, Artotel Free Flow Wine dan Beer Selama 120 Menit

Baca: Serasa Mimpi Jadi Nyata, Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Arapenta Lingka Poerba di Bali United

“Semoga dana ini bermanfaat dan bisa digunakan sesuai kebutuhannya,” paparnya.

Terkait pengawasan dana motivasi tersebut, pihaknya berharap  dilakukan oleh aparat terbawah yakni kepala desa dan kepala dusun atau kadus.

Kadus wajib mengawasi pelaku UMKM yang menerima dana motivasi selanjutnya melaporkan kepada pemerintah.

“Aparat di bawah wajib melaporkan dan melakukan pengawasan. Agar dana ini benar-benar sesuai dengan manfaatnya,” tungkasnya (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved