Pasien Meninggal Setelah Ambulance Berhenti Isi Bahan Bakar di SPBU, Putri Pasien: Sirine Mati

Pasien Meninggal Setelah Ambulance Berhenti Isi Bahan Bakar di SPBU, Putri Pasien: Sirine Mati

Pasien Meninggal Setelah Ambulance Berhenti Isi Bahan Bakar di SPBU, Putri Pasien: Sirine Mati
NET
Pasien Meninggal Setelah Ambulance Berhenti Isi Bahan Bakar di SPBU, Putri Pasien: Sirine Mati 

"Saudaraku dengan cepat mencari bantuan dari asisten medis di kantor polisi. Dia melakukan CPR selama hampir 15 menit pada ayah saya. Sayangnya, ayah saya tidak berhasil dan meninggal sekitar pukul 11pagi," tambahnya.

Baca: Dua Tahun Rudapaksa Sahabat Putrinya, Aksi Mesum itu Akhirnya Dipergoki Sendiri Oleh Putrinya

Seminggu sejak ayahnya meninggal, Ying dan keluarganya hanya menerima permintaan maaf.

Ying sekarang menuntut penjelasan dari pihak berwenang atas nama ibunya.

Dia juga mempertanyakan prosedur operasi standar (SOP) yang dipraktikkan oleh personel medis dan memperkirakan bahwa ayahnya akan hidup jika ambulans dirawat dengan baik hingga tak kehabisan BBM di jalan.

Baca: Mahasiswi Sedang Hamil 8 Bulan Diamankan Polisi, Ada 19 Mahasiswi Lagi, Sekali Kencan Rp 1,3 Juta

Diketahui bahwa korban dijemput oleh ambulans sekitar jam 9 pagi dan meninggal sekitar jam 11 pagi.

Dikutip dari UtusanBorneo, Kepala Kepolisian Sarawak Inspektur Alexson Naga Chabu mengatakan ambulans yang membawa korban tertabrak truk yang menyebabkan mereka menunggu ambulans lain untuk mengirim korban.

Namun ia menjelaskan bahwa pasien meninggal saat menunggu ambulans lain datang menjemput.

"Pasien (korban) dalam ambulans dipastikan meninggal ketika menunggu untuk menggunakan ambulans lain ke Rumah Sakit Serian," katanya Alexson.

Simak videonya:

(Tribun-Video/Alfin Wahyu)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved