Pengerjaan Mural untuk Sambut Jokowi Disebut Molor, Ini Kendalanya

Mural yang digadang-gadang untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pengerjaannya molor hingga enam hari

Pengerjaan Mural untuk Sambut Jokowi Disebut Molor, Ini Kendalanya
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Bakal dikebut – Proses pembuatan mural di Pasar Badung yang baru dikerjakan pada Selasa (19/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembuatan giant mural di tembok timur Pasar Badung molor.

Mural yang digadang-gadang untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pengerjaannya disebut molor hingga enam hari.

Rencananya mural ini mulai dieksekusi tanggal 14 Maret 2019 oleh mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali, namun tak bisa terealisasi, baru Selasa (19/3/2019) sore mulai membuat sket gambar mural.

Padahal Jokowi akan meresmikan Pasar Badung pada Jumat (22/3/2019).

Baca: Resmikan Pasar Badung, Jokowi Akan Disambut 2000 Penari Pendet, Ini yang Akan Dilakukan Nanti

Baca: Teco Sabar Menunggu Dua Putra Lokal Bali Sembuh dari Cedera

Koordinator mural, I Kadek Widia Ariawan mengatakan mundurnya pengerjaan mural ini karena kendala teknis.

"Kendala pertama pihak penyelenggara sulit dapat sponsor, itu yang buat mundur dan rencananya mulai 18 Maret kemarin," kata Widia, Selasa (19/3/2019).

Akan tetapi 18 Maret 2019, tembok yang akan dimural masih belum dicat dasar.

Selain itu permukaan tembok juga masih retak dan bolong dan steger untuk pijakan buat mural belum ada.

Baca: Belasan Kios di Pasar Badung Belum Ditempati, PD Pasar Beri Waktu Tiga Bulan

Baca: Gelar Reuni Agung dan Parade Budaya di Renon, Alumni SMA SMK Se-Bali Siap Puputan Menangkan Jokowi

Padahal sebelumnya penyelenggara mengatakan akan mengecat tembok dengan cat dasar dan memasang steger.

Baca: Rayakan Earth Hour 2019, Artotel Free Flow Wine dan Beer Selama 120 Menit

Baca: Serasa Mimpi Jadi Nyata, Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Arapenta Lingka Poerba di Bali United

"Sekarang masalah waktu saja. Dan walaupun selesai 80 persen tidak apa yang penting saat Pak Jokowi ke sini sudah berbentuk dulu. Mau gimana lagi waktunya sudah mepet," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved