Perbekel Sebatu Pingsan di Dapur, Begini Penjelasan Anak Korban

Perbekel Sebatu, Tegalalang, I Wayan Pasek Yusabawa yang meninggal akibat tekanan darah tinggi,

Perbekel Sebatu Pingsan di Dapur, Begini Penjelasan Anak Korban
Istimewa
I Wayan Pasek Yusabawa semasa hidup 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Perbekel Sebatu, Tegalalang, I Wayan Pasek Yusabawa yang meninggal akibat tekanan darah tinggi, ternyata tidak pingsan saat hendak menangkap ayam yang mengganggu ayam kurungan.

Namun dia pingsan di dalam dapur saat hendak memberikan pakan anjing peliharaannya.

Anak korban, Agus Wira mengatakan, ayahnya tidak pingsan saat menangkap ayam.

Tapi memang, setelah memberikan sosialisasi di Wantilan Subak, mendiang sempat memberikan pakan ayam.

Setelah memberikan pakan ayam, dia langsung ke dapur berencana memberikan pakan anjing peliharaannya. Dan, saat itulah mendiang pingsan.

"Beliau pingsan di dapur, saat itu akan memberikan pakan anjing peliharaan. Itu tumben beliau memberikan, biasanya saya," ujarnya.

Mendapati kondisi seperti itu, keluarga korban pun membawanya ke Puskemas terdekat.

Pihak puskesmas mendiagnosa pembuluh daranya telah pecah lantaran tensinya tiba-tiba naik menjadi 250 mmHg.

Lantaran keterbatasan alat medis, Yusabawa akhirnya dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Namun nyawanya tak tertolong.

"Bapak meninggal tengah malam, saat itu masih di UGD Sanjiwani Gianyar," ujarnya.

Hal tersebut meninggalkan luka mendalam bagi pihak keluarga. Sebab sebelumnya korban tak pernah memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Bahkan pria yang menjabat Perbekel Sebatu dua periode ini dikenal baik dan penyabar. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved