Anak Muda Tidak Termotivasi Bekerja Keras, Suwirta Tambahkan Gelar Kategori Jegeg Bagus Enterpreneur

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akan menambahkan satu gelar kategori yakni Jegeg Bagus Enterpreneur

Anak Muda Tidak Termotivasi Bekerja Keras, Suwirta Tambahkan Gelar Kategori Jegeg Bagus Enterpreneur
Pemkab Klungkung
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memanggil para pengurus Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Klungkung keruang kerjanya Jumat (22/3/2019). Pemanggilan ini terkait keinginan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menambahkan satu gelar kategori yakni Jegeg Bagus Entrepreneur. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Jelang pelaksanaan Jegeg Bagus Klungkung 2019 yang dirangkaikan dengan event Festival Semarapura ke IV tahun 2019 pada 28 April 2019 mendatang, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memanggil para pengurus Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Klungkung ke ruang kerjanya, Jumat (22/3/2019).

Pemanggilan ini terkait keinginan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menambahkan satu gelar kategori yakni Jegeg Bagus Entrepreneur.

"Jegeg Bagus Entrepreneur yang terpilih nantinya akan mengikuti kegiatan program pengembangan Sumber Daya Manusia Pemda Klungkung, utamanya yang menyasar pada generasi muda. Dalam masa karantinanya, seluruh kontestan Jegeg Bagus nantinya akan dibekali ilmu Entrepreneurship olah sejumlah motivator,” ujar Bupati Suwirta.

Baca: Tes Kepribadian - Hitung Penjumlahan Tanggal Lahirmu Berikut Ini, Karaktermu Akan Terungkap

Baca: Kabar Terkini Mantan Gelandang Bali United, Nick van der Velden Tangani Klub di Liga Belanda Ini

Bupati Suwirta menambahkan, ide ini muncul didasarkan pada keadaan di lapangan dimana banyak generasi muda yang tidak bekerja padahal memiliki fisik yang sehat.

Dirinya mengaku saat melakukan bedah desa di sejumlah desa banyak ditemukan anak muda yang tidak memiliki motivasi untuk bekerja dan berusaha.

Mereka lebih memilih menganggur dan menggantungkan hidupnya kepada orangtua dan pemerintah sebagai KK miskin.

Berkolaborasi dengan Yowana Gema Santi di masing-masing Desa, Jegeg Bagus Entrepreneur terpilih nantinya diharapkan akan ikut dalam program pengembangan SDM Pemkab Klungkung, dalam mengubah pola pikir para anak muda dari KK Miskin untuk bangkit dan mencoba berusaha.

Baca: Dari Overstay hingga Dugaan Terlibat Prostitusi di Kuta, Imigrasi Kelas 1 Ngurah Rai Deportasi 9 WNA

Baca: Hati-Hati, Alami Depresi di Usia 20-an Bisa Pengaruhi Ingatanmu di Usia 50-an

“Saya ingin para jegeg bagus dan para alumninya lebih aktif, ikut berperan dalam setiap kegiatan Pemda Klungkung. Jangan hanya mengikuti proses pemilihan saja, namun terus berperan dalam setiap program Pemda karena akan dapat menambah wawasan dan pengetahuan sebagai bekal ke ajang yang lebih tinggi,“ ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

Sementara itu, salah seorang perwakilan panitia Jegeg Bagus Klungkung, Made Maha Dwija Santya mengakui selama ini Jegeg Bagus belum diberdayakan secara optimal.

Setelah selesai pemilihan dan berlaga di tingkat provinsi memang tidak dilibatkan apa-apa oleh Dinas Pariwisata.

Berkat dorongan dari Bupati Suwirta, pihaknya mengaku akan mengaktifkan organisasi Jegeg Bagus Klungkung untuk ikut aktif dalam sejumlah kagiatan Pemda.

Baca: LINK STREAMING RCTI, Timnas U23 vs Thailand U23, Ezra Walian Batal Tampil Bersama Garuda Muda

Baca: Miliki Tugas Berat Pecalang Diusulkan Mendapat Gaji Via Ranperda Desa Adat

Dalam pagelaran tahun 2019 ini, selain memperebutkan gelar Jegeg dan Bagus Klungkung, juga akan diperebutkan gelar Jegeg Entrepreneurship Klungkung dan Bagus Entrepreneurship Klungkung yang akan menggantikan gelar atribut persahabatan dan favorit.

Ditambahkan pula, pada pemilihan tahun 2019 ini, pihaknya akan mengangkat tema Entrepreneurship.

Seluruh rangkaian pemilihan akan menitikberatkan pada sisi entrepreneurship.

“Jegeg Bagus Klungkung tidak akan terpaku pada konsep pemilihan yang ada di provinsi. Jegeg Bagus akan fokus mengundang narasumber yang bisa menanamkan jiwa entrepreneurship pada peserta. Selain itu para kontestan akan diajak untuk menemui tokoh-tokoh Klungkung yang mewakili jiwa entrepreneurship, dengan begini para peserta tidak terpaku menerima ilmu di dalam ruangan, tapi juga bisa merasakan dengan seluruh indera mereka bagaimana ekosistem para entrepreneur,” ujar Made Maha Dwija Santya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved