Jumlah Pedagang Pasar Satria Overload, Warga Usulkan Revitalisasi Sejak 2018

Dari kapasitas yang seharusnya hanya sekitar 200 pedagang, Pasar Satria ini sekarang dihuni oleh lebih dari 400 pedagang

Jumlah Pedagang Pasar Satria Overload, Warga Usulkan Revitalisasi Sejak 2018
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
OVERLOAD - Kondisi Pasar Satria di Desa Paksebali, Klungkung, Kamis (21/3/2019). Pasar tersebut overload sehingga pihak Desa Paksebali mengusulkan revitalisasi. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pasar Satria di Desa Paksebali Klungkung kini sudah overload.

Dari kapasitas yang seharusnya hanya sekitar 200 pedagang, tapi pasar yang terletak di perempatan Satria ini sekarang dihuni oleh lebih dari 400 pedagang.

Lapak para pedagang pun tampak meluber, terpaksa mereka mendirikan lapaknya hingga di trotoar sehingga mengganggu akses lalu lintas di jalan tersebut.

Setiap pagi, lalu lintas di jalur perempatan Satria menjadi krodit.

Baca: 10 Hal Baru Ini Akan Ubah Wajah Pasar Badung Jadi Lebih Modern

Baca: FIFA Resmi Nyatakan Ezra Walian Tak Bisa Memperkuat Timnas Indonesia U-23, Begini Sebabnya

Para pengunjung pun memarkir kendaraannya di badan jalan.

"Bahkan  kroditnya lalu lintas karena aktivitas pasar, pernah menyebabkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa,"  ungkapnya.

Revitalisasi Pasar Satria yang telah diusulkan tahun 2018 lalu, ternyata tidak juga kunjung terlaksana karena masih menunggu kajian Disdik terkait regrouping SDN 2 Paksebali dan SDN 1 Paksebali.

"Sejak tahun 2018, bupati meminta kajian untuk regrouping SD 2 dan SD 1 Paksebali. Lalu nantinya, lahan di SDN 2 Paksebali itulah akan kami gunakan membangun pasar desa," ujar Perbekel Desa Paksebali, I Putu Ariadi.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini 22 Maret 2019, Cancer Cenderung Habiskan Banyak Uang untuk Hal Ini

Baca: Hilda Vitria Ungkap Putusnya Jalinan Cintanya dengan Billy Syahputra, Sesalkan Amarah Artis Ini

Ia menjelaskan, usulan revitalisasi Pasar Satria ini merupakan usulan masyarakat mengingat kondisi pasar yang sudah overload.

Pedagang yang ada di sana bahkan tidak hanya dari Kabupaten Klungkung, namun juga dari luar kabupaten seperti pedagang yang berasal dari desa-desa di Sidemen, Karangasem.

Warga pun kini masih menanti kepastian kajian regrouping SDN 2 Paksebali dan SDN 1 Paksebali yang letaknya saling berhadapan. 

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved