Masyarakat Khawatir Kehilangan Tempat Melasti, Abrasi Pantai Tegal Besar Kian Parah

Ia mengaku khawatir, abrasi parah di Pantai Tegal Besar akan mengikis pesisir yang biasa mereka gunakan untuk menggelar melasti

Masyarakat Khawatir Kehilangan Tempat Melasti, Abrasi Pantai Tegal Besar Kian Parah
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pantai Tegal Besar yang telah mengalami abrasi parah, Rabu (20/3/2019) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Made Sudiana sedang mengikuti upacara melasti di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan.

Ketika sedang menyiapkan berbagai sarana upakara, ia lalu melangkah ke pesisir.

Ia mengaku khawatir, abrasi parah di Pantai Tegal Besar akan mengikis pesisir yang biasa mereka gunakan untuk menggelar melasti.

"Abrasinya sudah sangat parah. Padahal tahun lalu, tempat melasti kami ini masih sangat luas. Tapi saat ini sudah abrasi parah seperti ini," ujar Made Sudiana.

Baca: Usai Melakukan Aksi Kriminal di Negaranya, WNA Pelaku Kejahatan di Bali Jadi Lebih Profesional

Baca: Sedia Payung Sebelum Bepergian, Sebagian Wilayah Bali Diprediksi Diguyur Hujan Sore Ini

Ia mengungkapkan, abrasi parah ini sudah berlangsung dua tahun terakhir.

Saat ini abrasi sudah mengikis daratan sekitar 50 meter ke utara.

Sementara panjang lantai yang terkikis abrasi di Pantai Tegal Besar sekitar 200 meter.

Kondisi ini tentu mengancam aktivitas keagamaan masyarakat, karena lokasi ini biasanya dimanfaatkan oleh warga di sejumlah desa di Kecamatan Banjarangkan untuk melasti.

Baca: Apel Gelar Pasukan Pengamanan Diikuti 4.300 Personel, Polda Bali Jamin Pemilu 2019 Aman & Damai

Baca: Pria Ini Datangkan Ribuan Pil Koplo Dari Jawa Lalu Disebarkan di Bali

Jika kondisi ini terus dibiarkan, ia khawatir masyarakat akan kehilangan tempat melasti.

"Lokasi ini kan menjadi tempat untuk kegiatan keagamaan warga. Pemerintah harus mencari solusi terkait hal ini, jangan sampai kami kehilangan tempat untuk melasti," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved