Misteri Sosok Pilot Ketiga Lion Air JT 610, 'Malaikat' Penyelamat Nyawa Penumpang Denpasar- Jakarta

Misteri pilot ketiga Lion Air ini juga turut diulas oleh media internasional, Bloomberg.

Misteri Sosok Pilot Ketiga Lion Air JT 610, 'Malaikat' Penyelamat Nyawa Penumpang Denpasar- Jakarta
(Facebook/bhavye.suneja)
Bhavye Suneja, Pilot Lion Air JT610 yang dikabarkan jatuh di perairan Jawa Barat, Senin (29/10/2018) 

TRIBUN-BALI.COM - Media digital kini tengah dihebohkan dengan kabar adanya sosok pilot ketiga Lion Air.

Pilot ketiga Lion Air yang dimaksud ini adalah pilot yang ikut dalam penerbangan JT 043, rute Denpasar-Jakarta.

Pilot ketiga Lion Air ini disebut-sebut sebagai malaikat penyelamat nyawa seluruh penumpang JT 043 lantaran penerbangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat JT 610tepat sehari sebelum pesawat tersebut jatuh.

Penerbangan JT 043 ini dilakukan pada 28 Oktober 2018, tepat sehari sebelum JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2018.

Mengutip pemberitaan Kompas.com, saat terbang dari Denpasar ke Jakarta, pesawat JT 043 sempat mengalami masalah di angle of attack (AoA) sensor.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 (B38M) armada terbaru Lion Air.
Pesawat Boeing 737 MAX 8 (B38M) armada terbaru Lion Air. (Istimewa)

AoA adalah sudut antara sayap dan udara yang mendekat antara 15-20 derajat.

Jika sudutnya terlalu besar, sayap dapat kehilangan daya angkat.

Selain itu, AoA juga bisa menyebabkan hilang kendali pesawat serta kehilangan ketinggian secara mendadak.

Pihak KNKT mengakui bahwa memang ada sosok pilot ketiga dalam penerbangan JT 043 tersebut.

Dalam pernyataannya, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan bahwa pilot ketiga Lion Air ini berada di kokpit pada penerbangan JT 043.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved