Jalan Utama Penghubung Tiga Banjar Benyah Latig

Jalan yang menghubungkan Banjar Tanah Ampo menuju Banjar Yeh Kori, Jungutan, Kecamatan Bebandem kondisinya benyah latig (rusak parah)

Jalan Utama Penghubung Tiga Banjar Benyah Latig
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi jalan di Banjar Tanah Ampo, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Minggu (24/3/2019). Bebatuan tampak berserakan dan aspal mengelupas. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Jalan yang menghubungkan Banjar Tanah Ampo menuju Banjar Yeh Kori, Jungutan, Kecamatan Bebandem kondisinya benyah latig (rusak parah).

Aspal mengelupas, berlubang, bebatuan berserakan tak beraturan di jalan.

Ni Kadek Sari mengungkapkan, jalan yang dibangun era 90an itu cukup licin dan menanjak.

Sepeda motor yang melintas harus pelan agar tak terjatuh.

Warga yang melewati jalan pun harus hati–hati supaya tidak terjatuh.

Baca: Bakal Jadi Pusat Perekonomian, Jalan Menuju Pelabuhan Bias Munjul Akan Diperlebar

Baca: Produser Film Porno asal Korsel Simpan Kamera Tersembunyi,1600 Tamu Hotel Jadi Korbannya

"Pengendara sepeda motor sering jatuh karena jalan benyah latig. Kemarin ada warga Yeh Kori jatuh sampai patah tulang. Sebelumnya juga ada yang jatuh gara-gara jalanan licin," kata Ni Kadek Sari ditemui di lokasi, Minggu (24/3/2019) kemarin.

Ni Nyoman Kariasih warga Banjar Tanah Ampo menambahkan, jalan utama yang menghubungkan tiga banjar itu rusak sejak tahun 2000–an.

Saat musim hujan seperti sekarang, jalanan pasti becek dan sering banjir. 

"Jalan ini menghubungkan tiga banjar. Yakni Banjar Tanah Ampo, Kombang, serta Yeh Kori. Aktivitas warga terhambat akibat kondisi jalan rusak. Jalan sering dilalui siswa saat sekolah, dan bersembahyang," kata Kariasih saat melintasi jalanan.

Baca: Samsul Tinggalkan Korban Terkapar Bersimbah Darah, Polres Buleleng Ciduk Pelaku Tabrak Lari

Baca: Operasional TOSS Gelgel Ditutup Sementara, Pengelola Kesulitan Cari Tenaga Kerja

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan sehingga aktivitas warga tidak terhambat.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved