Smart Woman

Patricia Levyta Dalami Bisnis Produk Kerajinan, Tetap Aktif Berbagi Ilmu Lewat Workshop

Bagi Patricia Levyta, membuat kerajinan ibarat bersemadi. Proses berkarya dinilainya mampu menjernihkan pikiran

Patricia Levyta Dalami Bisnis Produk Kerajinan, Tetap Aktif Berbagi Ilmu Lewat Workshop
Tribun Bali/Diah Paramitha Ganeshwari
Patricia Levyta (kiri) saat menjadi narasumber dalam agenda Workshop Membuat Mandala di Warung Men Brayut Denpasar. Workshop itu berlangsung Kamis (21/3/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bagi Patricia Levyta, membuat kerajinan ibarat bersemadi. Proses berkarya dinilainya mampu menjernihkan pikiran.

“Sesuntuk apapun, kalau sudah ambil kerjaan nge-craft, rasanya pikiran jadi lebih tenang dan jernih,” ungkap gadis kelahiran Malang, 8 September 1994 ini.

Perasaan inilah yang membuat Patricia senang membuat kerajinan. Bahkan kini, dirinya menjadikan keterampilannya sebagai bisnis.

Beberapa jenis produk seperti anyaman, mandala, dream catcher, dan aksesoris adalah karya andalannya. Produk ini ia jual secara online.

Patrice pun sering datang ke beberapa event untuk mempromosikan karyanya. Sambutan positif pun didapat dari pecinta bahan kerajinan, terutama kalangan muda.

Patricia Levyta
Patricia Levyta (Tribun Bali/Diah Paramitha Ganeshwari)

“Sebenarnya tak pernah terbayang kalau saya akan menggeluti bisnis di bidang kerajinan. Bahkan sewaktu sekolah, saya bukan tipe murid yang pandai membuat keterampilan,” tutur Patrice.

Namun rasa penasaran dan ingin belajar membuat Patrice mencoba terjun ke dunia craft.

Semasa kuliah, gadis yang juga aktif sebagai musisi ini sering menghadiri workshop kerajinan. Mulai dari menghadiri workshop inilah timbul rasa ingin mencoba.

“Semakin dicoba, semakin saya senang menggelutinya. Memang pernah terlintas rasa bosan, namun pekerjaan ini selalu membuat saya ingin mencoba dan mencoba lagi. Saya pun sering melihat Youtube untuk mencari referensi motif terbaru. Lama-kelamaan saya pun bisa membuat motif sendiri. Bagi saya, ini sangat menyenangkan,” kata Patrice.

Selain sebagai pelaku kerajinan, Patrice pun sering berbagi ilmunya lewat lokakarya. Ia beberapa kali diundang untuk mengisi workshop kerajinan.

Halaman
123
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved