Mengundang Para Ahli, PLN Adakan Cirge International Confrence Selama 5 Hari

"Ini adalah wadah prefesional yang mempertemukan ahli-ahli power elektronik dan power generation. Pembahasan ini lebih teknikal

Mengundang Para Ahli, PLN Adakan Cirge International Confrence Selama 5 Hari
Tribun Bali/Rino Gale
Aorc Technical Meeting 2019 yang berlangsung pada 24-28 Maret 2019, PLN mengahdirkan para ahli mancanegara dan lokal dibidang power elektronik dan power generation di Hotel Anvaya, Jalan Kartika Plaza Kuta, Senin (25/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dalam rangka Cirge International Confrence, Aorc Technical Meeting 2019 PLN menghadirkan para ahli dari mancanegara dan lokal di bidang power elektronik dan power generation untuk berbagi pengalaman atau kendala yang dihadapi saat ini.

Kegiatan ini berlangsung pada 24-28 Maret 2019 di Hotel Anvaya, Jalan Kartika Plaza Kuta, Senin (25/3/2019), 

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Djoko Abumanan menjelaskan, Cirge adalah suatu badan internasional yang bergerak di 60 negara, yang bertugas mengatasi sistem kelistrikan yang besar.

Namun pembahasan kali ini difokuskan pada era yang bergerak ke new and newrubel energy.

"Kalau kita lihat yang sudah macuriti adalah pembangkit-pembangkit yang kita sebut masran seperti, nuklir proplan dengan sistem yang stabil, kemudian hydro dan panas bumi."

Baca: Menakar Posisi Bermain Paulo Sergio di Bali United, Begini Kata Teco

Baca: Aston Denpasar Hotel & Convention Center Raih Penghargaan sebagai Best Payer Management Fee 2018

"Namun ada sekarang yang disebut trilema, bahwa beberapa daerah yang luar biasa terutama dari solar tv. Jadi di Indonesia yang interniten itu solar tv, bin, dan ocean (dari laut). Itu yang kita belajar sama-sama dan diatasi," ujarnya.

"Ini adalah wadah prefesional yang mempertemukan ahli-ahli power elektronik dan power generation. Pembahasan ini lebih teknikal. Jadi konferensi ini sangat bagus," tambahnya

General Manager PLN Distribusi Bali, Nyoman S. Astawa menambahkan, secara umum Indonesia memiliki potensi surya dan Bali sendiri mempunyai potensi yang cukup baik.

Baca: Kini Garuda Indonesia Resmi Layani Rute Jakarta - Nagoya PP

Baca: A.A Ngurah Oka Ratmadi Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum FORMI Provinsi Bali

Hanya saja, pihaknya mefokuskan terkait masalah interniten-nya, bagaimana buffering dan sedang dilakukan kajian lebih lanjut.

"Ya termasuk juga melalui konferensi ini bisa mendapatkan berbagai pengalaman untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved