Para Pemuda Lokal Jadi Pemandu Foto Prewedding di Tukad Unda, Dibayar Sukarela

Tukad Unda adalah sebuah wisata berupa dan atau bendungan yang terletak diantara Desa Pasekbali dan Desa Kali Unda, Klungkung, Bali.

Para Pemuda Lokal Jadi Pemandu Foto Prewedding di Tukad Unda, Dibayar Sukarela
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
pemuda dari berbagai usia membantu wisatawan asing yang tengah melakukan foto prewedding di Wisata Tukad Unda, Klungkung, Bali, Senin (25/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tukad Unda adalah sebuah wisata berupa dan atau bendungan yang terletak diantara Desa Pasekbali dan Desa Kali Unda, Klungkung, Bali.

Jika beruntung, berkunjung ke Tukad Unda, biasanya akan ditemui wisatawan tengah berfoto prewedding yang dibantu beberapa pemuda lokal.

Salah satunya adalah para pemuda Banjar Sukaduka, Desa Kali Unda.

Mereka pemuda dari berbagai usia biasanya membantu wisatawan asing yang tengah melakukan foto prewedding di Wisata Tukad Unda, Klungkung, Bali, Senin (25/3/2019).

Baca: Sebuah Villa di Sanur Terbakar Seusai Terdengar Suara Petir Yang Keras Kemudian Listrik Padam

Baca: Tabanan Akan Kekurangan 8 Rombel, Dinas Pendidkkan Arahkan ke Sekolah Swasta

Beberapa membawa payung, beberapa lainnya memegang gayung.

Bertelanjang dada, pemuda-pemuda itu kompak berseragam celana pendek.

Tak mematok harga, pemuda Banjar Sukaduka yang beranggotakan 20 orang tersebut menjual jasa sebagai "pemandu foto prewedding" di Tukad Unda.

Salah satu anggota, Ahsan Basri (41) menuturkan wisatawan yang menggunakan jasa mereka biasanya memberikan amplop berisi uang secara sukarela.

Amplop tersebut berisi nominal Rp 200 ribu - 500 ribu yang dibagikan sama rata dengan para anggota.

Baca: Nyoblos 17 April Mendatang, Wagub Cok Ace Berharap Ada Kelonggaran untuk Karyawan

Baca: Sembilan Tari Bali Warisan Budaya Dunia Tak Benda Siap Ditampilkan di PKB Tahun 2019

"Anggota kami sekarang sekitar 20 orang. Kebanyakan mereka yang ikut memandu ini anak-anak orang enggak mampu. Jadi mereka sambil mencari uang untuk mencari uang dan membantu orangtua," ucapnya kepada Tribun Bali, Senin (25/3/2019).

Mereka, pemuda pemandu foto prewedding di Tukad Unda mulai bekerja mulai pukul 09.00 - 17.00 Wita.

Selain itu, dalam sehari jika sedang ramai mereka biasanya melayani 3 hingga 5 pasangan yang melaksanakan foto prewedding.

Namun, jika sepi pernah tidak melayani sama sekali dan biasanya terjadi jika musim hujan.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved