29 Desa dari Total 68 Desa di Bangli Belum Amprah Dana Desa

Sebanyak 29 desa dari total 68 desa yang ada di Bangli belum mengajukan amprah Dana Desa

29 Desa dari Total 68 Desa di Bangli Belum Amprah Dana Desa
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebanyak 29 desa dari total 68 desa yang ada di Bangli belum mengajukan amprah Dana Desa (DD). Padahal pengamprahan sudah bisa dilakukan mulai Januari 2019.

Sekretaris Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Anak Agung Trisnawijaya mengungkapkan, total dana desa yang diterima kabupaten Bangli tahun 2019 selurunya mencapai Rp 61 miliar lebih.

Jumlah tersebut dibagi ke 68 desa dengan besaran yang berbeda, tergantung dari luas wilayah desa, jumlah penduduk, serta tingkat kemiskinan.

Dari total 68 desa, sebut Gung Trisna, baru 26 desa yang terdata telah melakukan pencairan dari rekening kas umum daerah (RKUD) ke rekening kas desa (RKDesa).

Selain itu, delapan desa lainnya hingga kini sedang dalam tahap pencairan. Sedangkan lima desa lain baru masuk registrasi proses amprah.

“Jadi total hingga akhir Maret ini ada 39 desa yang telah melaksanakan pencairan dana desa tahap pertama. Sedangkan sisanya, yang belum mengajukan amprah terdata sebanyak 29 desa,” ujarnya, Selasa (26/3/2019).

Gung Trisna menjelaskan, mengacu pada Peraturan Menteri Keungan (PMK) nomor 193 tahun 2018, penyaluran dana desa tahun 2019 ini terdiri dari tiga tahapan.

Pada tahap pertama pencairan sebesar 20 persen. Pencairan dimulai dari bulan Januari hingga pekan ketiga bulan Juni.

Pencairan tahap kedua sebesar 40 persen, dimulai pada bulan Maret hingga minggu keempat bulan Juni. Sedangkan pencairan tahap ketiga, realisasi paling cepat di bulan Juli.

"Dengan syarat, desa harus menyertakan laporan realisasi fisik keuangan minimal 75 persen,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved