Bali Paradise

Jaga Keselamatan Pengunjung, Pemandu Foto Prewedding Tukad Unda Koordinasi dengan Pengelola Sungai

Para pemuda Banjar Sukaduka yang beranggotakan 20 orang menjual jasa sebagai pemandu foto prewedding di Tukad Unda

Jaga Keselamatan Pengunjung, Pemandu Foto Prewedding Tukad Unda Koordinasi dengan Pengelola Sungai
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Pemuda Banjar Sukaduka membantu wisatawan asing melakukan sesi foto prewedding di Tukad Unda, Klungkung, Bali, Senin (25/3/2019). 

Untuk itu ia dan anggota pemandu lainnya selalu berkoordinasi dengan pengelola sungai untuk mengetahui debit air.

Baca: Sifat Anjing Bali Menurut Hitungan Panjang Moncong Sampai Ekor, Setia Hingga Pemalas

Baca: Komisi II Minta Pemkab Klungkung Beri Dampingan ke Desa untuk Operasional TOSS

Jika debit air sedang naik, pihaknya melarang pengunjung untuk sekadar berfoto bahkan melakukan foto prewedding di Tukad Unda.

Alasannya tentu satu, menjaga keselamatan pengunjung.

"Tetap koordinasikan dengan petugas yang jaga di atas untuk mengetahui airnya naik atau tidak. Kan keselamatan tetap nomor satu, Mbak. Soalnya pernah waktu itu tiba-tiba airnya naik karena ternyata di atas itu hujan, dan selain itu juga tamunya ngotot tetap melakukan foto," pungkasnya.

Selain itu, ternyata ada cara sederhana untuk mengetahui air akan naik adalah air sungai terasa hangat.

"Biasanya kalau air sudah terasa hangat, itu berarti akan naik, biasanya terjadi sore hari," tutur salah seorang pemandu foto prewedding Tukad Unda.

Baca: Belum Terkoneksi Sepenuhnya, Beberapa Wilayah Bali Sulit Kembangkan Ekonomi Digital

Baca: 29 Desa dari Total 68 Desa di Bangli Belum Amprah Dana Desa

Diceritakan Ahsan, kegiatan sebagai pemandu foto prewedding ini sudah dilakukan sejak tahun 2005.

Mereka berkumpul setiap hari di sisi barat Tukad Unda untuk menawarkan jasa pemandu foto prewedding mulai pukul 09.00 - 17.00 Wita.

Selama bekerja, pemuda Banjar Sukaduka tidak memaksa wisatawan untuk menggunakan jasanya.

"Gak tentu, Mbak, itu tergantung dari tamunya aja. Kalau memang ada yang kemari ya kami layani. Biasanya ada beberapa yang mau kemari itu menghubungi terlebih dahulu,"

Halaman
123
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved