Napi Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

Pemindahan Napi Lapas Kerobokan Ke Nusakambangan Pagi Ini Dikawal Ratusan Polisi

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan bahwa 10 narapidana ini harus dipindahkan dari Bali.

Pemindahan Napi Lapas Kerobokan Ke Nusakambangan Pagi Ini Dikawal Ratusan Polisi
Tribun Bali / Firizqi Irwan
Personel kepolisian berbaris di depan pintu gerbang Lapas Kerobokan mengawal pemindahan napi ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah pada Rabu (27/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 10 narapidana dari Lapas Klas II A Kerobokan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

Narapidana dari kasus narkotika tersebut, dipindahkan untuk menghentikan jaringan narkoba yang menyasar dari Lapas Kerobokan.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan bahwa 10 narapidana ini harus dipindahkan dari Bali.

"Kita pindahkan 10 narapidana jaringan Akasaka ini ke Nusa Kambangan. Mereka ini adalah gembong narkoba  kasus besar yang kita ungkap selama ini," ujarnya, Rabu (27/3/2019)

Pemindahan yang dilakukan dengan menerjunkan 116 personel yang terdiri dari Polda Bali, Polresta Denpasar, Polres Badung, Polsek Denpasar Barat dan Polsek Kuta Utara.

Pemindahan jaringan narkoba ini ditegaskan Kapolresta Denpasar yang juga Kepala Satgas CTOC Polda Bali, Kombes Pol Ruddi Setiawan.

Agar penyebaran dan jaringan narkoba di Pulau Bali dapat segera dihentikan.

"Dengan dipindahkan jaringan narkoba ini, Bali dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba," tegasnya.

Dari 10 narapidana salah satunya mantan manajer Akasaka Abdurahman Willy yang dipenjara seumur hidup.

Ada 12 narapidana dari Lapas Narkotika Bangli yang juga akan di kirim ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved