Timbunan Sampah Matikan Pohon Bakau, Hotel & Restauran Penyumbang Terbesar

Aroma busuk tercium saat melintas di depan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jungut Batu di Pulau Lembongan, Klungkung

Timbunan Sampah Matikan Pohon Bakau, Hotel & Restauran Penyumbang Terbesar
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
SELAMATKAN LINGKUNGAN - Kondisi TPA Jungutbatu di Pulau Lembongan belum lama ini. Keberadaan TPA  mencemari hingga mematikan hutan bakau. Keberadaan TPS Kung di Dusun Timbrah mengundang serangan lalat.  

"Pohon bakau di sekitar TPA itu mati. Kemungkinan karena sampah plastik yang menggenang di lokasi," kata dia.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan berencana mengalihkan alat berat dari Nusa Penida ke TPA Jungut Batu di Pulau Lembongan.

Baca: Ratusan CPNS Badung Belum Dapat SK, BKPSDM: Tunggu NIP Turun

Baca: Belum Semua Korban Lapor ke BPBD, Data Kerugian yang Masuk Baru Rp 235 Juta

Nantinya sampah-sampah akan didorong ke dalam TPA.

Sembari mengembangkan metode pengolahan sampah di Pulau Lembongan dan Ceningan yang pariwisatanya semakin berkembang.

"Target kami tidak ada lagi TPA dan semua sampah habis diolah di setiap desa. Sementara, di Pulau Lembongan telah ada pihak yang mengelola sampah anorganik dengan cara dipress. Hanya saja pengiriman hasil pengolahan sampah plastik itu ke Bali daratan, biayanya cukup tinggi," ungkapnya.

Penopang Ekosistem

Anggota Komisi II DPRD Klungkung, Artison Andarawarta meminta pemerintah mengkaji kembali TPA tersebut.

Terlebih lokasinya yang berada di kawasan hutan bakau yang menjadi penopang ekosistem pesisir di Pulau Lembongan.

"Saya kerap melihat warga membakar sampahnya. Jika memungkinkan, Pemkab bisa merelokasi TPA di Jungut Batu," ujar Artison.

Baca: Krama Desa Selat Gelar Sumpah di Pura Dalem, Gerah Laporan Dugaan Korupsi Lahan Kantor Desa

Baca: PD Pasar Bakal Terapkan Tarif Parkir Progresif di Pasar Badung

Politikus asal Desa Takmung ini mengatakan, saat ini Pulau Lembongan dan Ceningan sangat bertumpu pada keberadaan hutan bakau.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved