Pembangunan GOR Debes Tabanan Dikhawatirkan Molor, Berdampak pada Porprov Bali XIV

Proyek pembangunan GOR Debes tahap II terancam molor yang akan berdampak pada kesiapan Tabanan sebagai tuan rumah Porprov Bali XIV

Pembangunan GOR Debes Tabanan Dikhawatirkan Molor, Berdampak pada Porprov Bali XIV
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Bangunan GOR Debes Tabanan yang masih dalam proses pengerjaan, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Proyek pembangunan GOR Debes tahap II terancam molor.

Hal ini akan berdampak pada kesiapan Tabanan sebagai tuan rumah Porprov Bali XIV yang dimulai September mendatang. Terlebih lagi, bangunan GOR tersebut seharusnya selesai dua bulan sebelum perhelatan Porprov.

Pemerintah mengklaim, proses lelang harus melalui dengan pembuatan Perbup.

Menurut data yang berhasil diperoleh, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan GOR Debes Tahap II senilai Rp 10 Miliar.

Kepala Bagian ULP Tabanan, Ni Made Murjani menyatakan, sesuai peraturan yang baru setiap pelelangan harus didahului dengan pembuatan Perbup tentang standar dokumen pelelangan terkait kontruksi.

"Perbup itu sudah selesai dibuat, dan saat ini sedang diverifikasi Gubernur. Perlu waktu dua sampai tiga minggu untuk verifikasi," katanya.

Menurutnya, Perbup tersebut akan menjadi dasar hukum agar pelaksana di lapangan bisa melanjutkan tahapan berikitnya.

Disinggung mengenai proyek penyelesaian GOR Debes tahap II yang harus selesai pada Juli mendatang, Murjani berjanji akan mengawal proyek tersebut agar tetap jalan.

"Kami selalu akan kawal, karena bola panas ada di kami dan kami akan terus bekerja," tandasnya.

Sekretaris Dinas PUPRPKP Tabanan, Gusti Ngurah Oka Kamasan menyatakan pihaknya juga mendapat surat tembusan terkait lelang untuk GOR Debes tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved