Bertarung Melawan Buaya Yang Tiba-Tiba Menyambar Selama Tiga Menit, Nyawa Maryadi Hampir Melayang

Saat ia sedang menimba air di tambak milik Ruslan, tiba‑tiba sesosok predator keluar dari dalam air begitu cepat

Bertarung Melawan Buaya Yang Tiba-Tiba Menyambar Selama Tiga Menit, Nyawa Maryadi Hampir Melayang
IST/R Guzel
Kondisi Maryadi dan buaya pemangsa yang berhasil ditangkap, Rabu (27/3/2019) malam 

TRIBUN-BALI.COM - Maryadi (43) tak menyangka ada buaya berukuran panjang sekitar dua meter di dekatnya.

Saat ia sedang menimba air di tambak milik Ruslan, tiba‑tiba sesosok predator keluar dari dalam air begitu cepat, lalu menyambar tangan kanannya.

Pertarungan sengit antara pria dua anak ini dengan buaya terjadi sekitar tiga menit. Beruntung cengkraman moncong predator berhasil dilepaskan.

 Petang itu, Rabu (27/3/2019), merupakan hari yang tak pernah terlupakan bagi Maryadi.

Kejadian nahas membuatnya hampir saja mati.

Namun takdir berkata lain, Yang Kuasa menyelamatkan nyawanya.

Walau menderita sejumlah luka, namun Maryadi bisa berkumpul kembali bersama keluarga.

"Awalnya saya (Rabu 27/3 petang), bedayung pakai perahu. Sampai tambak ambil air asin pakai jeriken. Setelah dua jeriken terisi, saya berusaha mengisi lagi agar enam jeriken penuh.

Maryadi (43) tak menyangka, seekor buaya berukuran panjang sekitar dua meter berada di dekatnya.
Maryadi (43) tak menyangka, seekor buaya berukuran panjang sekitar dua meter berada di dekatnya. ((Bangka Pos/Ferylaskari))

Namun ketika mau nimba air lagi pakai ember di bibir tambak, saya langsung disambar buaya," kata Maryadi ketika ditemui Bangka Pos di kediamannya di Dusun I Desa Pagarawan Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (28/3).

Pria yang berprofesi sebagai penjual udang hidup untuk umpan pancing ini memiliki penakaran kecil di rumah, tak jauh dari Sungai  Selindung.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved