Jelang Minggu Tenang Pemilu 2019, Ribuan APK di Wilayah Badung Akan Dibersihkan

Jelang minggu tenang pemilu 2019, ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah Badung akan dibersihkan

Jelang Minggu Tenang Pemilu 2019, Ribuan APK di Wilayah Badung Akan Dibersihkan
Tribun Bali/I Putu Supartika
(Ilustrasi foto tidak terkait berita) Penurunan APK yang tak memenuhi ketentuan pemasangan di Denpasar, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Tribun Bali

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jelang minggu tenang pemilu 2019, ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah Badung akan dibersihkan.

Hal ini disampaikan oleh Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara saat ditemui Tribun Bali dalam acara penanaman bibit pohon mangrove di Muara Tukad Mati Larasati, Kuta, Jumat (29/3/2019).

Ia menyampaikan, memasuki minggu tenang nanti, pihaknya diminta Bawaslu dan KPU untuk menertibkan semua APK yang berada di seluruh wilayah Badung.

Baca: Korban MZ Sempat Mengaku Hal Ini Agar Tak Diperkosa, 2 Pelaku Tetap Nekat dan Makin Kalap

Baca: Sebagai Putra Bali, Gede Sukadana Berharap Bisa Angkat Piala Presiden Karya Seniman Bali

Selaku pelaksana dan eksekutor serta Bawaslu dan KPU menyatakan, pada minggu tenang nanti dipastikan sudah tidak boleh lagi ada APK.

Hal ini sudah disepakati bersama Bawaslu, KPU serta pihak Kepolisian dan TNI, untuk melaksanakan penertiban APK saat minggu tenang nanti.

"Selama minggu tenang kami akan bersama-sama mengecek seluruh lokasi Badung, apakah sudah tidak ada APK atau masih ada. Untuk di wilayah Badung memang banyak, kurang lebih seribuan APK. Jadi nanti masing-masing kecamatan kami kerahkan personel. Dalam waktu tiga hari kami pastikan bersih," ujarnya.

Baca: Penyelundupan Komodo Hingga Eksploitasi Video Clip Menjadi Alasan Penutupan Pulau Komodo Pada 2020

Baca: Permintaan Terakhir Korban MZ Sesaat Sesudah Dilecehkan, 2 Pelaku Makin Kalap Lalu Mencekiknya

"Semua sudah ditugaskan masing-masing, kami selaku eksekutor, dan yang menyatakan benar salahnya itu Bawaslu dan KPU," tambahnya.

Suryanegara mengatakan, sebelum terjun ke lapangan untuk membersihkan APK, pihaknya memberikan surat peringatan kepada pemasang bahwa masa pemasangan APK sudah habis.

"Sebelumnya memang kami beri kesempatan dengan memberikan surat kepada pemasang untuk melepaskan APK-nya sendiri," katanya.

Baca: Putra Flores Juara The Voice Indonesia, Aldo Tertarik Dunia Tarik Suara Sejak Kecil

Baca: Wanita Ini Bangkit dari Dalam Peti Matinya Usai Dihukum Gantung, Ini Yang Terjadi Selanjutnya

Namun, kenyataannya dengan diberikan surat peringatan itu tidak berpengaruh bagi para pemasang.

"Memang diberikan kesempatan kepada pemasang untuk menurunkan, tapi pada kenyataannya kami juga yang menurunkan. Ini telah terbukti, wilayah Badung yang terbanyak penertiban APK-nya. Ya selama ini dilaksanakan dan juga berdasarkan pengalaman-pengalaman, memang kami juga yang membersihkan," ungkapnya.

"Biasanya sih, usai kami bereskan, kemudian semua APK dititipkan di setiap kecamatan. Kalau jangka waktu kami simpan ya selama sebulan, lebih dari itu kami musnahkan," tegasnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved