13 Bandara Angkasa Pura I Ikut Kampanye Global Earth Hour 2019, Salah Satunya Bandara Ngurah Rai

Kampanye global Earth Hour 2019 kembali digelar secara serentak di seluruh dunia pada Sabtu (30/3/2019) malam

13 Bandara Angkasa Pura I Ikut Kampanye Global Earth Hour 2019, Salah Satunya Bandara Ngurah Rai
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana peringatan Earth Hour 2019 di Gedung Wisti Sabha Kantor Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (30/3/2019). 

“Secara keseluruhan, aksi ini tidak mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di bandara-bandara tersebut,” tambah Faik Fahmi.

Earth Hour merupakan gerakan lingkungan yang diinisiasi WWF, organisasi pelestarian global yang bekerja di 100 negara di dunia.

Gerakan ini bertujuan memberi inspirasi dan memberdayakan individu, institusi bisnis, organisasi, dan pemerintah untuk mengambil tindakan nyata terhadap lingkungan alam.

Baca: Alfon Tak Sangka Bule yang Ditolongnya Meninggal Dunia, Sempat Diberi Minum, Cuma Dimuntahkan

Baca: Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar Sebulan Setelah Kelahiran Bayi Pertama, Begini Kisahnya

Kampanye Earth Hour kini telah berkembang dari sebuah kegiatan simbolis di satu kota di tahun 2007 menjadi gerakan lingkungan terbesar di dunia, yang mencakup lebih dari 7.000 kota dan 180 negara dan wilayah.

Dalam rangkaian Earth Hour 2019, sejak 18 Maret 2019 lalu, bandara-bandara Angkasa Pura I telah mengadakan berbagai kegiatan terkait aksi kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan ini melibatkan karyawan, komunitas bandara, serta masyarakat sekitar. 

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Juanda Surabaya misalnya, diadakan aksi Rampok Plastik, yaitu gerakan menukarkan kantong plastik yang dibawa pengguna jasa bandara dengan kantong kain yang lebih ramah lingkungan.

Baca: Uut Permatasari Histeris & Menangis Hampiri Jenazah Ayahnya, Hingga Sebutkan Ucapan Begini

Baca: Sriwijaya Air Group Gandeng Komunitas Pencinta Kuliner Gelar Bakti Sosial di Bali

Plastik yang terkumpul nantinya akan dijadikan bahan pembuatan ecobricks (bata ramah lingkungan yang terbuat dari sampah plastik).

Kegiatan membersihkan sampah di area objek wisata juga dilakukan, seperti Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang melakukannya di Pantai Cangkring, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di Pantai Kuta, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Pantai Samalona, dan Bandara Sam Ratulangi Manado di objek wisata Gunung Tumpa.

Selain itu, beberapa bandara melakukan gerakan bersih-bersih lingkungan bandara, pembuatan biopori, dan penanaman pohon, termasuk penanaman 24 ribu bibit bakau di kawasan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang. 

Diadakan pula penanaman terumbu karang di kawasan Pulau Gili Nanggu di Lombok.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved