Empat Kecamatan di Tabanan Rawan Tak Dapat Air Bersih, PDAM Terima 250 Keluhan Tiap Bulan

Empat kecamatan di Tabanan dinyatakan rawan kekeringan, PDAM menerima keluhan setiap bulannya mencapai 250

Empat Kecamatan di Tabanan Rawan Tak Dapat Air Bersih, PDAM Terima 250 Keluhan Tiap Bulan
Ilustrasi pixabay.com
Ilustrasi gangguan pelayanan PDAM 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Empat kecamatan di Tabanan dinyatakan rawan kekeringan.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tabanan menyatakan, air mati juga terjadi saat waktu-waktu riskan.

PDAM mengklaim penyebab dari gangguan tersebut lantaran daerah tersebut merupakan dataran tinggi.

Akibatnya, layanan keluhan yang masuk ke PDAM setiap bulannya mencapai 250 melalui telepon maupun melalui media sosial.

Data dari PDAM Tabanan, daerah yang kerap kali mengalami air mati adalah daerah Kecamatan Tabanan di wilayah Desa Gubug, Desa Dauh Peken, Kecamatan Kediri Desa Kediri, di Kecamatan Kerambitan Desa Kutuh, Kecamatan Selemadeg Timur Desa Beraban, Desa Tegal Mengkeb.

“Daerah yang rawan airnya mati karena memang daerahnya dataran tinggi sehingga saat jam tertentu seperti pemakaian banyak otomatis terganggu. Air mengalir karena mengikuti gravitasi,” kata Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tabanan, Ida Bagus Marjaya, Jumat (29/3/2019).

Selain disebabkan karena berada di dataran tinggi, kata dia, penyebab gangguan distribusi air juga oleh adanya pipa-pipa transmisi yang bocor.

Seperti misalnya beberapa waktu lalu, di daerah Desa Subamia ada kebocoran di kedalam empat meter, PDAM mengaku kesulitan untuk menanganinya.

"Pipa sering bocor juga karena kepadatan penduduk yang sudah banyak membangun rumah," jelasnya.

Marjaya menyebutkan, akibat dari adanya gangguan tersebut setidaknya PDAM Tabanan menerima rata-rata 250 keluhan masyarakat dalam sebulan.

Keluhan tersebut kerap disampaikan langsung ke PDAM Tabanan melalui telepon, dan lebih banyak dilontarkan pada media sosial.

“Rata-rata kami terima 250 keluhan dalam sebulan,” sebutnya.

Ia mengklaim sebagian besar sudah bisa diatasi, dan sebagian diantaranya masih belum bisa diatasi karena berbagai faktor di lapangan.

Untuk diketahui, saat ini PDAM Tabanan telah mempunyai pelanggan sebanyak 507.251 pelanggan yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Sebagian sudah ada yang kami bisa atasi dan sebagian juga masih ada memang yang belum bisa,” katanya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved