Arrow Archery Club Juara Umum Wali Kota Cup X 2019 Cabor Panahan

Arrow Archery Club juara umum Wali Kota Cup X Tahun 2019 cabang olahraga panahan

Arrow Archery Club Juara Umum Wali Kota Cup X 2019 Cabor Panahan
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketua Panitia Pelaksana Walikota Cup 2019 cabor panahan sekaligus Wakil Ketua I Perpani Denpasar, I Gusti Made Putra ditemui Tribun Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (31/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Arrow Archery Club juara umum Wali Kota Cup X Tahun 2019 cabang olahraga panahan di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, tanggal 27-31 Maret 2019.

Wali Kota Cup X Tahun 2019 cabor panahan telah berakhir dan gelar juara umum diperoleh Arrow Archery Club yang merupakan salah satu club panahan di Kota Denpasar.

Club panahan tersebut menjadi juara dengan memperoleh 6 medali emas, 5 medali perak dan 2 medali perunggu.

Ketua Panitia Pelaksana Wali Kota Cup X Tahun 2019 cabor panahan sekaligus Wakil Ketua I Perpani Denpasar, I Gusti Made Putra (50), mengatakan kejuaraan yang berlangsung selama lima hari tersebut berjalan lancar dan perolehan medali cukup merata.

Baca: Zaman Serba Digital, Ubah Gambar dari Media Manual ke Digital

Baca: Roy Kiyoshi Ungkap Sebab Kandasnya Hubungan Hilda Vitria & Billy Syahputra : Ada Nemplok Sana Sini

“Kejuaraannya berjalan lancar sesuai dengan rencana, hasilnya juga lumayan, ada peningkatan-peningkatan bagus juga, terutama dari Denpasar ada beberapa atlet yang memperoleh medali, muncul atlet-atlet baru, yang pemula-pemula itu atlet bagus. Selama ini persaingan Denpasar dengan daerah-daerah di Bali sih cukup fight, perolehan dari klub-klub itu rata dan masih didominasi sama Denpasar terutama,” terangnya saat ditemui Tribun Bali seusai kejuaraan di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (31/3/2019).

Setelah melihat kekuatan para atlet dari daerah lain yang mengikuti kejuaraan tersebut, ia merasa Kabupaten Badung akan menjadi saingan terberat Denpasar di Porprov Bali 2019.

“Tetap masih Badung pesaing berat, kedua Tabanan sama Buleleng yang persaingannya lumayan juga, dari hasil ini, (paling kuat) Badung, yang kedua Buleleng dan yang ketiga Tabanan. Kalau dari perolehan medali memang ada peningkatan yang bagus terutama dari Tabanan, karena Tabanan tuan rumah (Porprov Bali 2019) kan, lebih banyak dia memfokuskan atletnya, kedua juga Buleleng sudah berubah, sudah mulai ada beberapa medali, sudah mulai mendapatkan medali,“ katannya.

Baca: Ini Momen Paling Mendalam dan Mengharukan Uut Permatasari Sebelum Ayahnya Berpulang

Baca: Sarah Amalia Bongkar Fakta Ini Saat Luna Maya Digosipkan Jadi Pelakor di Rumah Tangga Ariel Noah

Menurutnya, kejuaraan tersebut sukses dan harapannya ke depan dapat mempertahankan kesuksesan acara tersebut.

“Menurut saya sukses, karena pertama kali juga termasuk open, istilahnya langsung berani ngambil event yang lebih besar gitu, kami akan berusaha mempertahankan, lebih dari ini mungkin,“ katanya.

Putra mengaku akan melakukan evaluasi agar dapat mengetahui kekurangan event tersebut sehingga ke depannya dapat menggelar kejuaraan lebih baik lagi.

Ia pun berencana akan menggelar Wali Kota Cup cabor panahan akan kembali digelar open.

“Rencananya akan coba lagi untuk open tahun depan, mudah-mudahan lebih baik lagi dengan dukungan dari semua pihak,“ katanya.

Peringkat kedua diperoleh Perpani Papua dengan 6 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.

Peringkat ketiga diperoleh Denpasar Archery Club dengan 5 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved