Bulan Maret, Bali Alami Inflasi Perdesaan Sebesar 0,72 Persen sedangkan Indeks NTP Naik 0,15 Persen

Maret 2019, Provinsi Bali mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,72 persen. Sementara secara nasional tercatat inflasi perdesaan sebesar 0,33 persen.

Bulan Maret, Bali Alami Inflasi Perdesaan Sebesar 0,72 Persen sedangkan Indeks NTP Naik  0,15 Persen
Tribun Bali/Karsiani Putri
Kepala Bidang Statistik Distribusi, I Gede Nyoman Subadri, dalam rilis bulanan yang dilaksanakan di Kantor BPS Provinsi Bali pada Selasa (2/4/2019). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali pada bulan Maret 2019 tercatat naik sebesar 0,15 persen, dari 103,98 pada bulan Februari 2019 menjadi 104,13.

Dari sisi indeks yang diterima petani (lt), tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,68 persen persen sedangkan indeks yang dibayar petani (lb) tercatat naik sebesar 0,53 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi, I Gede Nyoman Subadri, menyebutkan bahwa kenaikan indeks NTP pada bulan Maret 2019 tercatat pada subsektor tanaman perkebunan rakyat dan hortikultura masing-masing sebesar 1,86 persen dan 1,13 persen.

Baca: Pernah Tampil di Kick Andy Hingga Hitam Putih, Putu Agus Kini Dapat Memenuhi Segala Kebutuhannya

“Sementara itu, subsektor tanaman pangan dan subsektor peternakan tercatat menurun dengan nilai yang sama sebesar -0,85 persen sedangkan subsektor perikanan turun sebesar -0,09 persen,” ujarnya dalam acara rilis bulanan yang dilaksanakan di Kantor BPS Provinsi Bali pada Selasa (2/4/2019).  

Pada bulan Maret 2019, Provinsi Bali mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,72 persen. Sementara secara nasional tercatat inflasi perdesaan sebesar 0,33 persen. 

Baca: Bocah 8 Tahun Tenggelam Saat Bermain di Pinggiran Sungai Ijogading, Kakeknya Sempat Melarang Mandi

Baca: 13 Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti UN 2019, Wayan Rapiyanti: Soal Bahasa Indonesia Sulitkan Siswa

Dari 33 provinsi amatan inflasi perdesaan bulan Maret 2019 tercatat 14 provinsi mengalami deflasi dan 19 provinsi mengalami inflasi.

Deflasi terdalam tercatat di Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam (-0,68 persen) dan terdangkal di Provinsi Kalimantan Barat (-0,002 persen).

Inflasi tertinggi tercatat di Provinsi D.I Yogyakarta (0,97 persen) dan terendah tercatat di Provinsi Kepulauan Riau (0,05 persen). (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved