Laila Kau Biarkan Aku Majnun Karya Kambali Zutas Diulas dalam Program Pustaka Bentara

Program Pustaka Bentara kali ini akan membincangkan buku antologi puisi berjudul “Laila Kau Biarkan Aku Majnun” karya penyair yang juga jurnalis

Laila Kau Biarkan Aku Majnun Karya Kambali Zutas Diulas dalam Program Pustaka Bentara
Koleksi Kambali
Kambali Zutas

Akan ditampilkan pula pertunjukan musik akustik oleh Gia and Friends dan Pentas Teater oleh Kelompok Pu.I.See.

Baca: Begini Saran Aktris Atiqah Hasiholan kepada Kaum Milenial Bila Hadapi Masalah Hidup

Baca: Pengakuan Orang Tua Anak-anak Penjual Tisu Jalanan di Denpasar: Mereka Tak Mau Sekolah

Kambali Zutas lahir di Nganjuk, Jawa Timur pada 14 Juli 1982. Melanjutkan studi SI Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Jember (UNEJ) dan lulus tahun 2006.

Selama kuliah, bergabung dengan kegiatan mahasiswa: Dewan Kesenian Kampus (DKK) Fakultas Sastra dan Lembaga Pers Mahasiswa Sastra (LPMS-Ideas) dan aktif juga mengikuti pendidikan agama di beberapa pondok pesantren.

Sempat bekerja di Harian Umum Nusa Bali 2007-2012 sebagai reporter dan Asisten Redaktur hingga 2013.

Kemudian melanjutkan kiprah jurnalistik sebagai Editor di Harian Pagi Tribun Bali Kompas Gramedia hingga sekarang.

Selain sebagai jurnalis ia juga menulis puisi, cerpen yang dimuat di beberapa media cetak maupun online.

Juga tulisan non-fiksi, di antaranya artikel pendidikan Islam di jurnal ilmiah dan esai tentang sastra, sepak bola, dan cabang olahraga lainnya.

Aktif di organisasi profesi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Denpasar. Pada periode 2012-2015 menjadi Sekretaris AJI Kota Denpasar, kemudian Anggota Bidang Etik AJI Kota Denpasar periode 2015-2018, dan periode 2018-2021 Anggota Bidang Gender AJI Kota Denpasar.

Baca: Kisah Siswa SD di Karangasem Jalan Kaki 20 Km ke Sekolah Tiap Hari, Marianta Berbekal Makanan Ini

Baca: Kronologi Pikap L 300 Bermuatan Ayam Terjun Setinggi 10 Meter di Tabanan, Begini Kondisi Korban

Juga berkecimpung di organsasi sosial sebagai pengurus Masjid At Taqwa Polda Bali, Anggota Pengawas Yayasan Al Hayat, dan Paguyuban Warga Nganjuk (Pawang) di Bali.

Made Adnyana Ole, lahir di Marga, Tabanan, Bali.  Sempat bergabung dengan sejumlah penyair Bali di Sanggar Minum Kopi (SMK) dan kemudian mendirikan Yayasan Selakunda di Tabanan. 

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved