Laila Kau Biarkan Aku Majnun Karya Kambali Zutas Diulas dalam Program Pustaka Bentara

Program Pustaka Bentara kali ini akan membincangkan buku antologi puisi berjudul “Laila Kau Biarkan Aku Majnun” karya penyair yang juga jurnalis

Laila Kau Biarkan Aku Majnun Karya Kambali Zutas Diulas dalam Program Pustaka Bentara
Koleksi Kambali
Kambali Zutas

Beberapa kali memenangkan lomba penulisan puisi dan cerpen di Bali maupun tingkat nasional. Puisi dan cerpennya dimuat di sejumlah media massa, seperti Bali Post, Nusa, Suara Karya, Jawa Pos, Koran Tempo, Kompas, Horison, Minggu Pagi dan rumahlebah ruangpuisi.

Puisinya terkumpul dalam berbagai antologi puisi, antara lain Antologi Puisi Indonesia (Komunitas Sastra Indonesia, 1997), Amsal Sebuah Patung (Yayasan Borobudur, 1997), Bunga Rampai Puisi Bali (Bali Mangsi, 1999), Datang dari Masa Depan (Sanggar Satra Tasik, 2000), Bali The Morning After (Darma Printing Australia, 2000), Art and Peace (Buratwangi, 2000), 100 Puisi Terbaik Indonesia (GPU, 2008), Singa Ambara Raja dan Burung-Burung Utara (Mahima Institute Indonesia, 2013), serta Dendang Denpasar Nyiur Sanur (Arti Foundation dan Pemkot Denpasar, 2012). Buku kumpulan cerpen tunggalnya, “Padi Dumadi” (2007)  dan “Dongeng dari Utara” (Antologi Puisi). Beberapa kali terlibat dalam acara Ubud Writers and Readers sebagai pemateri, pembaca puisi dan kurator untuk penulis Indonesia. Sejumlah cerpen karya Ole juga masuk dalam Cerpen Pilihan Kompas.

Drs H Imam Muhayat, MA, lahir 21 Mei 1964 di Nganjuk, Jawa Timur. Menulis di koran, buletin, majalah, jurnal dan mengikuti seminar nasional maupun internasional.

Satu karya tulisnya diabadikan di Museum Rekor Indonesia (MURI), Indonesia, berkat karya tulis tersebut diundang Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk mengadakan temu wicara di Istana Presiden, Bina Graha, Jakarta tahun 2000.

Baca: Jawaban Santai Pelaku Pembunuhan Sadis SPG di Binjai Ini Bikin Murka Keluarga Korban, Begini Mulanya

Baca: TRIBUN WIKI : 11 Binatang Tak Lazim Bagi Sebagian Orang yang Dikonsumsi Bebeberapa Masyarakat Bali

Menerima penghargaan tidak kurang dari 50 organisasi dan lembaga pendidikan. Sekretaris umum MUI kabupaten Badung dua kali pada periode 2005-2020, sekaligus sebagai pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Badung sejak 2005-2020.

Ikut membidani lahirnya Lembaga Pendidikan Terpadu Baitul Amin, Nusa Dua, Bali.

Pendiri Yayasan Al-Hayat Al-Istiqamah. Pimpinan Redaksi Jurnal Al-Hayat dan Jurnal Widya Balina, STAI Denpasar, Bali.

Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Denpasar, Bali. Telah menerbitkan buku di antaranya: Hymne Orang Asing, Profil Jabal Nur, Nusa Dua, dan Perjalanan Menuju Pulau Harapan. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved