Meski Tak Ada Unsur Pidana dalam OTT Tirta Empul, Desa Wajib Kembalikan Uang Karcis Rp 11 Miliar

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar akhirnya menyerahkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) karcis masuk obyek wisata Tirta Empul

Meski Tak Ada Unsur Pidana dalam OTT Tirta Empul, Desa Wajib Kembalikan Uang Karcis Rp 11 Miliar
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Deni Setiawan. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar akhirnya menyerahkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) karcis masuk obyek wisata Tirta Empul, Tampaksiring, pada Inspektorat Pemkab Gianyar.

Alasannya, pihak kepolisian tak menemukan adanya unsur pidana atau unsur memperkaya diri sendiri.

Sebab, uang penjualan karcis senilai Rp 11 miliar yang tidak diserahkan Desa Pakraman Manukayalet ke kas Pemkab Gianyar, semua digunakan untuk kepentingan adat.

Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Deni Setiawan, Senin (1/4) mengatakan, keputusan itu diambil setelah kepolisian melakukan penyelidikan sekitar empat bulan.

Penyelidikan itu meliputi pemeriksaan berbagai saksi, mulai dari pihak Desa Pakraman Manukayalet, unsur terkait di Pemkab Gianyar, serta sejumlah saksi ahli.

Juga mempertimbangkan hasil rapat kerja DPRD Bali tentang penanganan kasus OTT Tirta Empul beberapa waktu lalu.

“Hasil dari pemeriksaan kami terhadap saksi-saksi, bendesa, prajuru serta saksi-saksi lain, itu menjelaskan bahwa uang yang tak diserahkan ke Pemkab Gianyar dari tahun 2013 sampai 2018, semua digunakan untuk kepentingan desa adat, yaitu persembahyangan dan perbaikan pura."

"Karena memang kami tidak menemukan unsur memperkaya diri sendiri, jadi kasus ini kami limpahkan ke inspektorat. Surat pelimpahan telah diserahkan pada 26 Maret 2019 dan sudah diterima oleh kepala Inspektorat Gianyar,” ujar Deni di ruang kerjanya kemarin.

Pelimpahan dari kasus pidana ke perdata ini, imbuh Deni, tak berarti Desa Pakraman Manukayalet terbebas dari tanggung jawab.

Meskipun uang penjualan karcis yang tak diserahkan ke Pemkab Gianyar ini dipakai untuk kepentingan adat, namun Desa Pakraman Manukayalet wajib mengembalikan semua uang tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved