Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud

Mereka meminta keadilan setelah seorang pecalang, yakni I Komang Suaba , dan warga banjar Ida Bagus Adi Windu Sara (21) ditetapkan sebagai tersangka.

Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Krama dan pemuda Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4/2019) 

 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Mengenakan pakaian adat madya, puluhan krama dan pemuda Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud, mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4) pukul 08.40 Wita.

Mereka meminta keadilan setelah seorang pecalang, yakni I Komang Suaba (40), dan warga banjar Ida Bagus Adi Windu Sara (21) ditetapkan sebagai  tersangka.

Kasusnya adalah sangkaan penganiayaan terhadap anggota Brimob Polda Bali, MS, asal Banjar Demayu Tewel, Desa Singakerta, Ubud, usai malam pengerupukan pada 7 Maret lalu.

Di Mapolsek, perwakilan warga, Ida Bagus Made Adnyana mengatakan, kedatangan mereka ke Polsek Ubud adalah ingin meminta keadilan.

Pihak warga tidak terima Polsek Ubud menetapkan IB Adi Windu Sara dan pecalang I Komang Suaba sebagai tersangka.

Menurut Adnyana, Gus Adi Windu merupakan korban, sementara Komang Suaba saat itu bertindak melerai perkelahian.

“Kami mau menuntut keadilan hukum, ini tidak adil. Kenapa korban dan orang yang melerai perkelahian dijadikan tersangka. Pecalang itu dipilih oleh krama. Kalau melerai perkelahian bisa jadi tersangka, nanti siapa yang mau jadi pecalang?” ujar Adnyana.

Kepada Tribun Bali, Adnyana menceritakan kasus ini terjadi usai malam pengerupukan pada Kamis (7/3) pukul 02.30 Wita.

Saat itu, pihak pelapor, yakni MS, yang berstatus sebagai anggota Brimob Polda Bali, mengenakan pakaian biasa berjalan-jalan di kawasan Demayu Batuh.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved