Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud

Mereka meminta keadilan setelah seorang pecalang, yakni I Komang Suaba , dan warga banjar Ida Bagus Adi Windu Sara (21) ditetapkan sebagai tersangka.

Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Krama dan pemuda Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4/2019) 

Saat seorang pemuda Demayu Batuh, yakni Kadek Adi, hendak pulang ke rumahnya, ia dicegat oleh MS. Melihat hal tersebut, Gus Adi dan sejumlah pemuda lainnya mendekati. Namun, menurut Gus Adnyana, MS justru memukul kepala Gus Adi. Diduga MS memukul menggunakan benda keras, sehingga Gus Adi mengalami luka jahitan luar dalam.

“Kepala Gus Adi dijahit luar dalam, tiga di dalam dan 10 jahitan di luar. Dia sepertinya dipukul pakai alat, tapi gak tahu alat apa, karena saat itu gelap. Sementara pecalang kami, saat itu memegang MS, tujuannya melerai,” tutur Adnyana.

Usai kejadian, krama Banjar Demayu Batuh melaporkan tindakan MS ke Mapolda Bali. Sementara MS melaporkan ke Mapolsek Ubud.

Namun warga terkejut, lantaran penyelidikan di Mapolsek Ubud telah menetapkan tersangka. Sementara di Polda Bali masih pemeriksaan saksi.

“Kami lapor ke Polda Bali. Hasilnya, di Polda Bali belum ada tersangka, tapi di sini (Polsek Ubud) kok cepat sekali jadi tersangka,” ujarnya.

Seorang Pecalang Demayu Batuh, I Wayan Atmaja mengatakan, penetapan rekannya menjadi tersangka membuat dirinya ketakutan menjalankan tugas sebagai pecalang.

“Kalau begini, tentu kami takut jadi pecalang. Nanti ada perkelahian, dan kami melerai nanti bisa jadi tersangka. Karena itulah saya ikut ke sini, untuk meminta keadilan. Supaya tidak terjadi pada pecalang lain di Bali,” ujarnya.

Sudah Sesuai Prosedur

Kapolsek Ubud, Komisaris Polisi (Kompol) Nyoman Nuryana mengatakan, seorang pecalang dan warga tersebut dijerat pasal 170 KUHP tentang tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang di muka umum.

Penetapan tersangka, kata kapolsek, telah sesuai prosedur. Polsek sudah melakukan upaya pendekatan persuasif.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved