Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud

Mereka meminta keadilan setelah seorang pecalang, yakni I Komang Suaba , dan warga banjar Ida Bagus Adi Windu Sara (21) ditetapkan sebagai tersangka.

Tak Terima Pecalang dan Warga Jadi Tersangka, Krama Demayu Batuh Datangi Mapolsek Ubud
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Krama dan pemuda Banjar Demayu Batuh, Desa Singakerta, Ubud mendatangi Mapolsek Ubud, Senin (1/4/2019) 

Namun karena tak membuahkan hasil, proses dilanjutkan ke penyelidikan.

Setelah melakukan interogasi terhadap saksi-saksi, lalu dilanjutkan pada tahap penyelidikan resmi.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, kata kapolsek, lalu dilakukan gelar perkara. Hasilnya, semua unsur pimpinan di polsek sepakat menetapkan keduanya sebagai tersangka.

“Sebelum menetapkan keduanya sebagai tersangka, kami sudah bekerja dari 7 Maret. Tidak ujug-ujug jadi tersangka. Proses hukum berjalan sesuai koridor hukum,” ujar Nyoman Nuryana.

Namun, sebagai upaya memberikan respon terhadap keluhan warga, Polsek Ubud meminta warga Demayu Batuh mengajukan sejumlah saksi sebagai bukti adanya faktor kekeliruan dalam penetapan tersangka ini.

“Tetapi, saksinya harus betul-betul ada, dan melihat kejadiannya saat itu,” ujar kapolsek.(*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved