Menikmati Keindahan Kebun Raya Bedugul, Anda Bisa Temukan 2.500 Jenis Koleksi Tanaman

Kebun raya bedugul yang memiliki luas lahan ratusan hektare ini, telah mengkoleksi sekitar 2.500 jenis tanaman

Menikmati Keindahan Kebun Raya Bedugul, Anda Bisa Temukan 2.500 Jenis Koleksi Tanaman
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul di Kecamatan Baturiti, Tabanan, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Suasana di Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul di Kecamatan Baturiti, Tabanan, tampak normal, Selasa (2/4/2019).

Terlihat sejumlah pengunjung sedang menikmati suasana adem nan sejuk. Ada yang sekadar piknik, outbound, reuni, bahkan untuk menepi sejenak dari rutinitas dan hiruk pikuk perkotaan yang kerap membuat penat.

Kebun raya bedugul yang memiliki luas lahan ratusan hektare ini, telah mengkoleksi sekitar 2.500 jenis tanaman.

Ada dua kategori dalam penyebutan tanaman yakni koleksi umum yang berupa pepohonan; dan koleksi tematik yang memiliki tema seperti tanaman untuk upacara adat, anggrek, begonia, kaktus, tanaman paku.

Rincinanya, untuk jenis koleksi tematik seperti tumbuhan anggrek sebanyak 287, bambu 75 jenis, tumbuhan paku 203 jenis, jenis tanaman obat 334, tanaman untuk upacara adat sebanyak 212 jenis dan  tanaman dengan jenis begonia 96.

Berikutnya, tanaman kategori umum yang telah dikoleksi adalah sebanyak 1324 jenis.

Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul di Kecamatan Baturiti, Tabanan, Selasa (2/4/2019).
Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul di Kecamatan Baturiti, Tabanan, Selasa (2/4/2019). (Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan)

Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali LIPI, Bayu Adjie menyatakan, saat ini Kebun Eka Karya Bali mengkoleksi tumbuhan sekitar 2.500 jenis.

Tanaman yang dikembangbiakkan kebun raya Bali sebagain besar dari tumbuhan yang berada di daratan tinggi Indonesia bagian Timur. 

Bayu menyebutkan, koleksi tanaman langka diantaranya seperti jenis anggrek kasut hijau (Paphiopedilum javanicum) dan jenis anggrek hantu (Taeniophyllum). Kemudian tanaman palem, bunga bangkai dan untuk jenis tanaman upacara adat yang langka adalah majegau (dysoxyllum meliaceae).

“Tanaman ini kami dapatkan pohonnya di Desa Tenganan, Karangasem,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved