SDN 6 Bunutan Kekurangan Guru Kelas dan Penjaskes, Kepsek Harap Guru Tambahan Segera Terealisasi

SDN 6 Bunutan, Kecamatan Abang kekurangan dua guru kelas, satu guru penjaskes, dan bagian tata usaha (TU) yang bertugas mengurus dana BOS

SDN 6 Bunutan Kekurangan Guru Kelas dan Penjaskes, Kepsek Harap Guru Tambahan Segera Terealisasi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi di SDN 6 Bunutan, Kecamatan Abang, Selasa (2/4/2019). Guru terlihat membagi soal ujian pemantapan ke muridnya. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - SDN 6 Bunutan, Kecamatan Abang kekurangan dua guru kelas, satu guru penjaskes, dan bagian tata usaha (TU) yang bertugas mengurus dana BOS.

Kondisi ini sudah terjadi sejak dulu.

Kepala Sekolah SDN 6 Bunutan, Wayan Dauh Suyasa menjelaskan, saat ini jumlah pengajar di SDN 6 Bunutan sebanyak 6 orang.

Yakni 4 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 1 orang kepala sekolah (kepsek), dan sisanya sebagai guru pengabdi.

"Karena guru kelas kurang, terpaksa semua dipakai guru kelas dan guru penjaskes. Sekarang saya menjabat jadi kepala sekolah, guru kelas di kelas II, serta guru penjaskes," kata Kepsek SD N 6 Bunutan, Dauh Suyasa, Selasa (2/4/2019).

Ditambahkan, kondisi ini berimbas ke murid.

Pasalnya, proses belajar mengajar tidak efektif lantaran minimnya guru pengajar.

Baca: Tinta Habis Sejak Maret, Warga Karangasem Buat Surat Keterangan Sementara Karena Belum Cetak e-KTP

Baca: Iri Lihat Korban Kerap Bawa Uang Banyak, Sudiarta Nekat Bobol Rumah Sudana & Gondol Uang Rp 15 Juta

Terkadang ada ruang kelas kosong alias tak ada pengajar.

"Kalau ada kelas kosong, biasanya kami beri tugas," ungkapnya.

Pihaknya berharap Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem segera merealisasikan usulan tambahan pengajar di SDN 6 Bunutan.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved