Taksi Konvensional dan Taksi Online di Bandara Ngurah Rai Akan Diatur Secara Bertahap

Keributan antara taksi konvensional & taksi online beberapa waktu lalu, mendapatkan perhatian serius dari PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Ngurah Rai

Taksi Konvensional dan Taksi Online di Bandara Ngurah Rai Akan Diatur Secara Bertahap
net
Bandara Ngurah Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Keributan antara taksi konvensional dan taksi online beberapa waktu lalu, mendapatkan perhatian serius dari PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan anggota dewan.

“Beberapa waktu lalu Anggota DPD RI Arya Wedakarna menemui kami membicarakan masalah taksi konvensional dan taksi online. Memang menjadi perhatian kita bersama dan akan kita bicarakan lagi Minggu ini. Dan akan kita atur kembali transportasi ini dengan yang berbasis online sesuai regulasi yang berlaku,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Haruman Sulaksono, Selasa (2/4/2019) siang.

Baca: Utilitas Terpadu Bawah Tanah Sepanjang 10 Km Ditarget Rampung Tahun 2020

Baca: 3,8 Ton Daging Celeng Ilegal Diselundupkan dari Palembang

Haruman menambahkan, masing-masing sudah diatur sesuai regulasi yang berlaku namun pemahaman di lapangan belum merata sehingga terjadi penyimpangan-penyimpangan dari regulas, bahkan menimbulkan gesekan di lapangan.

“Saya kira kalau masing-masing pihak, khususnya online, memahami bahwa harus ada aturan-aturan yang mengikat mereka. Harus ada izin dari pihak pengelola Bandara baru mereka bisa melakukan kegiatan mengambil penumpang, karena begitu sudah izin kita akan menginformasikan kepada pelaku usaha taksi lainnya. Sementara ini (taksi online) belum ada izinnya,” jelas Haruman.

Ke depan ia berharap kedua belah pihak dapat diagendakan bertemu secara baik-baik duduk bersama.

Baca: KPU Kota Denpasar Coret 39 WNA dari DPT

Baca: Luna Maya Disebut Hoki, Diramalkan akan Menikah Tahun Depan

“Kita akan tata terlebih dahulu line transport konvensional, setelah itu baru akan membicarakan taksi online. Ini bertahap kita tidak bisa mencampuradukkan,” imbuhnya.

Saat ini terdapat lima koperasi taksi yang telah bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan total unit mencapai 900-an unit taksi.

“Kemarin kita sepakat bahwa 900 unit taksi itu akan dipertahankan tetapi untuk sementara waktu belum kita tambahkan. Itu (yang sudah ada) akan kita atur dengan baik untuk melayani penumpang yang di Bandara,” tutur Haruman.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved