5004 Panel Surya Terpapar Abu Vulkanik, Pembersihan Diperkirakan Selesai Dalam Sepekan

Erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (4/4/2019) dini hari, kembali menyebabkan dampak hujan abu vulkanik hingga wilayah Kabupaten Bangli.

5004 Panel Surya Terpapar Abu Vulkanik, Pembersihan Diperkirakan Selesai Dalam Sepekan
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Seorang Petugas PLTS Bangklet tengah membersihkan panel surya dengan semprotan air, Kamis (4/4/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (4/4/2019) dini hari, kembali menyebabkan dampak hujan abu vulkanik hingga wilayah Kabupaten Bangli.

Seperti di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, paparan abu vulkanik kembali menutupi seluruh panel surya di areal ini.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali di lokasi, seorang petugas PLTS terlihat membersihkan panel-panel surya yang terpapar abu vulkanik, menggunakan semprotan air serta menggosoknya dengan alat sejenis kain pel.

Pegawai PLTS lainnya, I Nengah Cahyadi mengatakan, ini merupakan kali kedua paparan abu vulkanik menutup seluruh panel surya yang berjumlah 5004 panel, terhitung sejak erupsi pada tahun 2018 lalu.

“Paparan abu vulkanik pada hari ini diketahui sekitar pukul 07.00 Wita, dengan ketebalan abu mencapai 1 milimeter,” ucapnya.

Baca: Denpasar Masuk 10 Besar Kota Terbaik Pembangunan Daerah Tingkat Nasional

Baca: Masuk dan Mengambil Barang Berharga Korban Malam-Malam, Sudiarta Tak Berkutik saat Diamankan

Cahyadi tak memungkiri, tertutupnya panel surya oleh abu vulkanik Gunung Agung, berpotensi menurunkan jumlah daya listrik yang mampu dihasilkan oleh PLTS Bangli.

Katanya, jika pada cuaca normal seluruh panel bisa menghasilkan daya listrik hingga 3000 kwh, dengan tertutupnya panel diperkirakan hanya mampu menghasilkan daya sekitar 1500 hingga 2000 kwh per hari.

“Kondisi ini dipengaruhi pula dengan cuaca mendung,” katanya.

Ia menambahkan, pembersihan panel surya hanya menggunakan air tanpa menggunakan bahan kimia lain seperti detergen.

Setelah abu vulkanik disemprot, kemudian digosok menggunakan kain khusus yang memiliki tekstur halus sehingga tidak merusak panel.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved