Imigrasi Kukuhkan Timpora Tingkat Kecamatan, Akan Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing

Setelah Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dibuat di tingkat Provinsi dan Kabupaten oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, kini

Imigrasi Kukuhkan Timpora Tingkat Kecamatan, Akan Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pengukuhan Timpora Tingkat Kecamatan di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kamis (4/4/2019) 

 
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dibuat di tingkat Provinsi dan Kabupaten oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, kini ditingkatkan ke bawah lagi yakni tingkat kecamatan.

Kamis (4/4/2019) dilakukan Pengukuhan Timpora Tingkat Kecamatan di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, diadakan di aula kantor dihadiri stake holder tingkat kecamatan dari Kuta, Kuta Selatan dan Kuta Utara serta Kepala Lingkungan lainnya.

Pengukuhan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Amran Aris di dampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung IB. Oka Dirga.

“Saya sudah membentuk empat tim pengawasan orang asing tetapi mungkin belum maksimal setelah dibentuk Mei Tahun 2018 lalu. Di mana tim itu ditugaskan di tiga kecamatan (Kuta, Kuta Selatan dan Kuta Utara). Jadi kita maksimalkan lagi di tingkat kecamatan ke bawah,” jelas Amran Aris.

Baca: Nasib Tragis Begal Payudara Setelah Lecehkan Gadis, Dikeroyok Keluarga Korban Hingga Tewas

Baca: Plastik Detox dan GOJEK Gelar Pelatihan Pengurangan Sampah Plastik dalam Bisnis Makanan

Mereka (perangkat kecamatan hingga ke desa) kita masukkan ke dalam Timpora tetapi tidak terus mereka langsung menangkap orang asing tetapi mereka berkoordinasi dengan kita (imigrasi).

 
“Secanggih apapun kita di Imigrasi tetapi tidak kerja sama dan berantai dengan perangkat tingkat provinsi, kabupaten hingga kecamatan itu susah. Saya yakin masyarakat, khususnya kecamatan hingga ke bawah akan sangat proaktif membantu kita jika ada orang asing mencurigakan,” ungkapnya.

Amran menambahkan, semua petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai di bidang pengawasan dan penindakan berjumlah 53 akan bersinergi dengan Timpora Tingkat Kecamatan.

“Menganggu Kamtibmas akan ditangani kepolisian, penyelundupan akan ditangani bea cukai, lalu setelah semua proses selesai untuk pemulangan pasti melalui imigrasi,” tutur Amran.

Warga Asing yang datang ke Indonesia khususnya Bali menggunakan Visa on arrival, kemudahan tersebut sering digunakan WNA datang dan pergi baik untuk berlibur maupun keperluan lainnya.

Baca: Gubernur Koster Ajak Masyarakat Bali untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Baca: Saat Usaha Rumput Laut Tak Lagi Menjanjikan, Petani di Nusa Penida Ramai-ramai Pilih Sektor Ini

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved