Imigrasi Kukuhkan Timpora Tingkat Kecamatan, Akan Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing

Setelah Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dibuat di tingkat Provinsi dan Kabupaten oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, kini

Imigrasi Kukuhkan Timpora Tingkat Kecamatan, Akan Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pengukuhan Timpora Tingkat Kecamatan di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kamis (4/4/2019) 

“Mereka (WNA) sering bolak-balik ke sini menggunakan visa on arrival. Tapi kita tidak bisa buktikan apa kegiatan mereka di sini kan di Indonesia pembuktian. Macam-macam kegiatan yang disebutkan mereka dan selama masa berlaku paspor dan tidak masuk dalam daftar tangkal ya kita kasih izin masuk,” imbuhnya.

 
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung IB Oka Dirga menyampaikan, data orang asing yang bekerja di wilayahnya mencapai 700-an WNA.

Mereka semua terdaftar resmi dan memenuhi syarat serta dokumen sebagai orang asing yang bekerja.

“Diatur oleh ketentuan perundang-undangan terkait dengan pemanfaatan tenaga kerja asing oleh suatu perusahaan. Ketika perusahaan itu tidak melaporkan adanya tenaga kerja asing, kami tegur untuk segera mengurus dokumennya,” ungkap Oka Dirga.

Oka Dirga menambahkan, pihaknya lebih melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja orang asing bukan orang asing keseluruhan, jika ada indikasi pelanggaran tersebut kita lakukan penindakan.

Baca: Gubernur Koster Buka Ground Breaking Pembangunan Bendungan Sidan

Baca: BREAKING NEWS: Mantan Wagub Bali Ketut Sudikerta Dikawal Polisi ke Polda Bali

“Kita sambut baik pengukuhan Timpora Tingkat Kecamatan oleh Imigrasi seperti ini sehingga pengawasan orang asing lebih ketat, terlebih jika ada orang asing yang menggunakan visa kunjungan tetapi di sini bekerja akan dengan cepat kita dapatkan informasi tersebut dan lakukan penindakan,” tuturnya 

Hampir senada dengan Oka Dirga, Camat Kuta Selatan I Made Widiana setelah dikukuhkan ini pihaknya akan melakukan aksi nyata di lapangan.

“Setelah kita dikukuhkan seperti ini kita akan action. Mengumpulkan lurah-lurah dan kepala desa untuk memantapkan kembali Timpora ini,” tutur Made Widiana.

Mengingat di Kuta Selatan terjadi beberapa kejadian kriminal yang melibatkan atau dengan pelakunya WNA tinggal atau menginap.

Baca: Perempuan Cantik Ini Gantung Diri karena Suami Lebih Memilih Makan Malam di Rumah Mertua

Baca: Ombudsman Bali Sayangkan Masih Ada Masyarakat Terkena Penipuan CPNS

"Ke depan setelah ceremony ini kita akan mengaplikasikannya dengan bantuan dan melibatkan Kelian Dinas di lapangan. Kita akan lebih melakukan pendataan terhadap rumah kost, rumah sewa atau semacamnya yang ditempati oleh orang asing. Disinyalir ada pelanggaran baik kegiatan mereka atau terdapat kecurigaan,” tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved