Ini Alasannya Orang yang Punya Gigi Berlubang Tidak Boleh Naik Pesawat

Selain dilarang mengonsumsi makanan yang terlalu manis, panas, asam, dan dingin, penderita gigi berlubang disarankan tidak naik pesawat terbang.

Ini Alasannya Orang yang Punya Gigi Berlubang Tidak Boleh Naik Pesawat
Via GridID
Ilustrasi gigi berlubang dan naik pesawat 

TRIBUN-BALI.COM - Sakit karena gigi berlubang kabarnya terasa hingga ke ubun-ubun.

Selain dilarang mengonsumsi makanan yang terlalu manis, panas, asam, dan dingin, penderita gigi berlubang disarankan tidak naik pesawat terbang.

Alasannya adalah, rasa nyeri akibat karies bisa berlipat ganda saat kita naik pesawat terbang.

Ujung-ujung saraf di dentin yang terdapat di bawah lapisan email gigi yang terbuka akan lebih sensitif terhadap perubahan suhu atau ketinggian.

Demikian penjelasan drg.Ratu Mirah Afifah GCCLindent, MDSc, staf pengajar dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, saat diwawancarai Kompas.com.

Baca: Nia Rahmadhani Ungkap Hadiah Pernikahannya ke-9 Tahun, Ternyata Prestasi Putrinya

Baca: Sering Tergiur Gratis Ongkir dan Produk Fashion, Ini 5 Kebiasaan Perempuan Indonesia Belanja Online

"Dentin memiliki saluran-saluran kecil yang berhubungan dengan saraf. Bila ada rangsangan, baik suhu atau ketinggian, saraf akan terangsang dan menimbulkan sakit," papar dokter Ratu.

Rasa sakit juga bisa timbul bila gigi mati dan terjadi infeksi. "Gigi yang mati dan terkena tekanan akan menimbulkan gas.

Bila gasnya mendesak keluar, rasanya sakit sekali. Persis seperti nanah dalam bisul," katanya.

Karena alasan itulah, pilot dan seluruh kru pesawat wajib memiliki gigi yang sehat dan tidak berlubang.

Para calon penumpang pesawat juga disarankan untuk menambal giginya sebelum bepergian dengan pesawat.

Baca: Jan Ethes Kangen Jokowi, 3 Bulan Tidak Jalan-jalan Bersama

Baca: Jaringan Jadi Kendala Program Wi-Fi Masuk Desa, Belum Ada Rekanan Mampu Cover Seluruh Wilayah

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Dokter Gigi Indonesia, drg.Zaura Rini, MPS, angka karies gigi di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara berkembang lainnya.

Tingginya prevalensi dan keparahan karies gigi di Indonesia, menurut Rini disebabkan karena masyarakat masih menganggap remeh masalah kesehatan gigi.

Di sisi lain, banyak orang yang belum sadar untuk berobat sebelum karies bertumpuk pada giginya. (*)

Artikel ini telah tayang di GridID dengan judul "Jangan Pernah Naik Pesawat Terbang Jika Punya Gigi Berlubang , Ini Alasannya!"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Gridgames.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved