Pemkab Tak Kunjung Beri Penanganan, Krama Ngutang Beli Pipa Perbaiki Irigasi Terdampak Bencana

Tempek Kilung Subak Saba terpaksa mengutang di sebuah toko bangunan untuk pembelian pipa paralon dan alat lainnya

Pemkab Tak Kunjung Beri Penanganan, Krama Ngutang Beli Pipa Perbaiki Irigasi Terdampak Bencana
Istimewa
PERBAIKAN - Suasana saat perbaikan tanggul dan saluran irigasi di Subak Saba Tempek Yeh KilungĀ oleh krama subak belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua tempek di Subak Yeh Sabha yang sebelumnya terdampak bencana yang terjadi di sembilan titik wilayah Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, saat ini sudah mendapat penanganan.

Hanya saja penanganan dilakukan seadanya oleh krama subak setempat dengan memasang pipa paralon.

Ini mereka lakukan lantaran bantuan atau penanganan dari pemerintah tak kunjung datang.

Bahkan Tempek Kilung Subak Saba terpaksa mengutang di sebuah toko bangunan untuk pembelian pipa paralon dan alat lainnya.

“Sementara dari sembilan titik beberapa waktu lalu yang terdampak sudah bisa ditangani namun belum 100 persen karena keterbatasan alat dan biaya. Khusus untuk amblas di Subak Saba Tempek Yeh Kilung kami gotong royong lakukan penanganan sementara dengan pipa paralon,” ujar Kelian Dinas Banjar Bantiran, I Made Kartika Yasa, Rabu (3/4/2019).

Kerusakan sebenarnya terjadi di dua tempek yakni Tempek Kilung dan Tempek Tangladan.

Baca: Polisi Tembak Pembobol Rumah WNA di Buleleng, Seorang Pelaku Masih Buron, Diultimatum Serahkan Diri

Baca: TRIBUN WIKI - 5 Aplikasi Bermanfaat Untuk Traveling Mandiri, Cocok Buat Backpacker, nih!

Namun yang terjadi di Tempek Yeh Kilung cukup parah karena kerusakan terjadi pada tempat masuknya air atau bendungan air dari sungai menuju irigasi.

Selain itu, Pura Bedugul setempat juga sempat ikut longsor.

Kemudian di Tempek Tangladan hanya mengalami kerusakan pada saluran air dan sudah ditangani warga setempat.

Karena kerusakan parah, warga setempat gotong royong melakukan perbaikan dengan menyalurkan air menggunakan pipa paralon.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved