Di Negara Ini, Orang Bisa Dilaporkan ke Polisi Jika Ambil Foto Sembarangan

Jika pihak yang diambil fotonya keberatan tapi orang lain tetap memotretnya, maka si pemotret bisa dilaporkan ke polisi setempat

Di Negara Ini, Orang Bisa Dilaporkan ke Polisi Jika Ambil Foto Sembarangan
freepik
Memotret bayi 

TRIBUN-BALI.COM - Tak hanya Jepang, Australia juga punya kepekaan terhadap unggahan foto anak.

Jepang dan Australia punya kode etik dalam mengambil foto anak atau anak orang lain.

Dilarang mengambil foto tanpa permisi atau persetujuan dengan pihak yang difoto.

Hal tersebut melanggar privasi dan martabat orang lain.

Jika pihak yang diambil fotonya keberatan tapi orang lain tetap memotretnya, maka si pemotret bisa dilaporkan ke polisi setempat dan proses hukum pun dilakukan.

Misal, pernah terjadi kasus seorang ibu mengambil foto anaknya yang sedang berenang dengan teman sekolahnya.

Foto tersebut diunggah ke media sosial.

Baca: Kamu Sering Iri Melihat Kebahagiaan Seseorang di Media Sosial? Begini Cara Mengatasinya

Baca: Foto Profil di Media Sosial Ternyata Bisa Mengungkap Kepribadian Seseorang

Baca: Membuat Hidup Jadi Lebih Baik, Berikut 5 Manfaat Puasa Media Sosial, Mau Coba?

Orangtua teman si anak keberatan foto anaknya dimuat sehingga melaporkannya ke polisi.

Selain masalah hukum, sanksi sosial dan moral pun sering terjadi yang disebut naming atau shaming.

Misal, orangtua yang sering mengunggah foto anaknya di media sosial akan dikucilkan oleh teman-temannya.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved