Dugaan Kasus Penipuan 48 CPNS Resmi Dilidik Polda Bali

BKD secara resmi melaporkan dugaan penipuan terhadap 48 calon pegawai negeri sipil (CNPS) ke Mapolda Bali

Dugaan Kasus Penipuan 48 CPNS Resmi Dilidik Polda Bali
TribunStyle.com/Verlandy Donny Fermansah/Tribun Pontianak  
Ilustrasi CPNS 2018.  

"Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya dia melaporkan kepada atasannya yang bernama I Made Ady Mastika selaku Kepala bidang pengadaan dan pemberhentian," imbuh Kombes Hengky.

Dalam laporannya tersebut, ada sebanyak 48 orang mendatangi Kantor BKD Provinsi Bali membawa surat pemanggilan sebagai CPNS.

Setelah dikumpulkan, mereka ditanya siapa yang menyuruh datang dan memberikan surat tersebut.

"Namun, tidak ada yang memberikan informasi terkait siapa yang menyuruh datang dan memberikan surat tersebut," ujar Hengky.

Kemudian, staf BKD Provinsi Bali memberi penjelasan bahwa tidak pernah memanggil atau mengeluarkan surat tersebut.

Adapun barang bukti yang disertakan dalam pelaporan tersebut adalah 48 surat fotocopy surat pengantar pemanggilan peserta CPNS Provinsi Bali.

"Kami akan lakukan peneriksaan lebih lanjut," tutup Kombes Hengky.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan akan menindak tegas jika ada oknum di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang bermain-bermain dengan menipu calon pegawai negeri sipil ( CPNS).

Dijelaskan Koster, sekitar 48 CPNS mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali dan mengaku dijanjikan jadi PNS, bahkan mereka membawa kartu identitas sebagai PNS.

"Masalahnya sudah dibawa ke Polda. Kalau ketahuan ada (pegawai) yang terlibat, langsung dipecat," kata Koster dalam keterangan pers di Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Kamis (4/4/2019).

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved