IWbA Bali Bentuk Tim Bayangan, Persiapan Hadapi Pra PON 2019

Ketua Harian Pengprov IWbA Bali, Maryoto Subekti mengatakan, pihaknya telah sampai kepada pembentukan tim pra bayangan.

IWbA Bali Bentuk Tim Bayangan, Persiapan Hadapi Pra PON 2019
Tribun Bali/Dewi Adi Damayanti
Maryoto Subekti di Kantor KONI Bali, Denpasar, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUN-BALI, DENPASAR - Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali telah melakukan persiapan menghadapi Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) Woodball.

Ketua Harian Pengprov IWbA Bali, Maryoto Subekti mengatakan, pihaknya telah sampai kepada pembentukan tim pra bayangan.

Baca: Lirik Lagu BLACKPINK Kill This Love Dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

Baca: Bali Akan Buat Perda Standar Pelayanan Kepariwisataan, Atur Penyediaan Air Bersih Sektor Pariwisata

Baca: Jelang Bergulirnya Liga 1 2019, Bek Sayap Bali United Mengaku Siap Bertarung

“Kami di Woodball sudah mempersiapkan. Sudah mulai mempersiapkan atlet itu membentuk tim pra bayangan. Tim ini kami ambil dari atlet-atlet terbaik yang dimiliki kabupaten/kota berdasarkan hasil Porprov, Kejurnas dan kejuaraan lain yang direkomendasikan oleh Pengcab/Pengkotnya masing-masing yaitu 3 putra dan 3 putri. Para atlet tersebut kita ikutkan ke dalam sirkuit series. Kita bertanding setiap bulan. Kemarin terakhir sudah dilaksanakan di Klungkung series ke 6. Ini sudah 6 bulan berjalan. Dari series ini akan kita evaluasi dan kita bentuk tim bayangan Pra PON yang terdiri dari 7 sampai 9 atlet putra maupun putri,“ ucapnya di Kantor KONI Bali, Denpasar, Selasa (2/4/2019).

Ia berkata, rencananya diadakan rapat dengan pengprov IWbA Bali dan tim seleksi untuk menentukan tim bayangan Pra PON 2019, Jumat (8/4/2019).

Setelah itu rencananya diadakan tes fisik, Minggu (14/4/2019) dan pada 21 atau 28 April 2019 akan diadakan tes teknik melalui game.

“Mudah-mudahan di April ini kami dapat melakukan tes fisik dan tes pertandingan lagi. Mudah-mudahan Ketua Umum KONI Bali bisa membuka kegiatan itu sekaligus memberikan pengarahan. Rencananya tes fisiknya akan dilakukan di GOR Lila Bhuana. Disamping tes fisik, kita akan menggelar tes teknik melalui game yang rencananya dilaksanakan di GOR Ngurah Rai,” ucapnya.

Promosi dan degradasi akan tetap berjalan hingga menemukan atlet yang benar-benar siap dan betul-betul konsisten pukulannya.

“Rencananya Pra PON itu Juli 2019. Mulai April ini kita akan gembleng fisik. Satu setengah bulan atau dua bulan berikutnya main game. Dari situ kita evaluasi. Ada juga degradasi dan promosi. Atlet yang betul-betul konsisten akurasinya, pukulannya, itu yang akan kita kirimkan. Siapa yang siap, dia lah yang akan maju mewakili Bali,”katanya.

Ia berharap tim woodball Bali yang akan dikirim ke Pra PON 2019 nanti dapat lolos ke PON 2020 di Papua. “Kalau kami target lolos semua, full team. Semua katagori kita harus lolos,” ucapnya.

Ia mengatakan, tim definitif woodball Bali untuk Pra PON 2019 akan terbentuk, Juni 2019. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved