Ketut Sudikerta Resmi Ditahan di Rutan Polda Bali, Polisi Beberkan Kronologi & 2 Alasan Penahanannya

Sudikerta mulai menghuni rutan Polda Bali tadi malam, setelah siang kemarin diamankan di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung.

Ketut Sudikerta Resmi Ditahan di Rutan Polda Bali, Polisi Beberkan Kronologi & 2 Alasan Penahanannya
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Mantan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta saat diperiksa Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali, Kamis (4/4/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta resmi ditahan Polda Bali, Kamis (4/4).

Sudikerta mulai menghuni rutan Polda Bali tadi malam, setelah siang kemarin diamankan di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung.

Hal tersebut dinyatakan secara langsung Dir Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, usai Sudikerta menjalani pemeriksaan tadi malam.

Sudikerta ditahan karena dua alasan utama.

Pertama agar proses penyidikan bisa dipercepat, dan kedua politikus Partai Golkar itu dianggap mempersulit penyidikan.

"Dia ditahan di rutan Polda Bali. Yang jelas kita tahan karena pertama agar mempercepat proses penyidikannya. Dan kedua selama ini menghambat proses penyidikan. Sudah beberapa kali dipanggil dan mangkir. Dan memang hari ini (kemarin, red) jadwalnya diperiksa," kata Yuliar di hadapan wartawan.

Sudikerta berstatus sebagai tersangka dugaan kasus penipuan jual beli tanah dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Polisi pun telah menetapkan pencekalan terhadap dirinya.

Yuliar melanjutkan, Subdit V Siber Crime Polda Bali mengamankan Sudikerta di gate 3 keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai tujuan Jakarta. Penangkapan dilakukan pukul 14.19 Wita.

Saat diamankan di bandara, Sudikerta dilaporkan bersikap kooperatif. Mantan Ketua DPD Golkar Bali ini kemudian digiring ke Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved